oleh

Warga Nyaris Diterkam Ular Piton

Silampari Online 

MURATARA- Ular piton sepanjang 10 meter, nyaris terkam warga Kelurahan Karang Dapo, Kabupaten Muratara. Ular itu awalnya ditemukan warga yang hendak ke kebun sawit, Senin (7/3) sekitar pukul 21.00 WIB, di akses kebun sawit PT PPA.

Asep, warga setempat menuturkan awalnya dia beserta rekannya mau memanen buah sawit di areal perkebunan warga, namun melintasi jalan PT PPA. Saat di tengah perjalanan mereka tersentak, melihat sesuatu yang mencurigakan sehingga kendaraan yang mereka kendarai berhenti.

“Tadinyo pikir akar kayu dilintangkan wong, tapi pas disinar pakai lampu mobil, ruponyo ulo. Aku sempat kontak kawan kawan lain mintak tulung, ulo itu agresif waktu nak didekati kepalanyo tegak nak nerkam,” cerita Asep.

Melihat kejadian itu, Asep dan rekannya Amri langsung mengambil dodos sawit untuk melumpuhkan ular raksasa tersebut.

“Tujah pakai dodos sawit itulah, palaknyo sudah putus baru berani kami tarik ukurannyo sekitar 10 meter,”katanya.

Warga mengaku, selama ini penemuan ular besar sudah dianggap cukup lumrah. Karena tidak jarang kejadian seperti itu terjdi. Amri mengaku sebelumnya pernah diterkam ular besar, dengan ukuran panjang belasan meter. Namun nyawanya selamat setelah ditolong masyarakat.

“Sebelum jadi lahan sawit disini areal hutan, masih banyak ularnyo. Waktu mukak lahan banyk yang nemu ado 13-15 meter,”timpalnya.

Menurutnya, tubuh ular cukup elastis saat menelan mangsa, diameter ular piton yang panjang lebih dari 10 meter bisa sebesar drum.

“Di wilayah kito ini di Muratara masih banyak ular ular dengan ukuran jumbo. Bagi warga yang berkebun sawit hati hati, karena ular piton sering bersarang di kebun sawit,”timpalnya.

Sementara itu, Lurah Karang Dapo Ahmad Bastari saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan mengenai informasi itu. (cj13)

Komentar