oleh

Viral, Remaja Cabuli Bocah 2 Tahun

Empat Lawang – Warga Empat Lawang dikejutkan dengan kabar yang tidak mengenakkan, hal itu dikarenakan adanya kasus pencabulan terjadi di Desa Ulak Mengkudu Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawan.

Ironisnya korban masih sangat kecil yang masih menginjak usia dua (2) tahun,

Diketahui pelaku berinisial D masih berusia lima belas (15) tahun.

Dijelaskan Ayah kandung korban, hari Kamis (25/11/21) Sekira jam 11:30 WIB pelaku D mengajak korban dan kakak kandung korban ke arah belakang rumah pelaku.

Kemudian korban dibawa pelaku ke dapur rumah pelaku, Dengan cara  korban digulingkan dan mulutnya ditutup/bekap lalu celana korban di lepas kemudian pelaku membuka celana pendeknya ingin meyetubuhi korban,

Atas kejadian itu lantas korban menangis dan kakak korban yang melihat kejadian na’as itu kemudian itu , bahwa adiknya sedang dicabuli oleh D dalam kondisi yang telanjang.

Melihat kondisi ini, kakak kandung korban segera mengajak adiknya pulang ke rumah.

Mendengar laporan dari anaknya, orang tua korban mendatangi Kapolres pada hari Jum’at (26/11/21) guna melaporkan kejadian tindak asusila pencabulan yang dialami oleh anak perempuannya yang sangat masih kecil.

Kasus ini sudah diterima oleh pihak Polres Empat Lawang dengan nomor laporan “LP/B-93/XI/2021/SPKT/RES EMPAT LAWANG”

Sementara itu, Kapolres Empat Lawang AKBP Patria Yudha Rahadian SIK, MIK melalui kasat Reskrim, AKP M. Tohirin membenarkan kejadian tersebut.

“Untuk perkara memang sudah dilaporkan ortu korban dan perkara masih dalam proses penyelidikan, untuk korban juga sudah dilakukan VER namun hasil belum keluar,”katanya.

Terpisah, Kanit PPA Polres Empat Lawang, AIPDA Fahrul Rozi menambahkan pelaku D belum ditangkap oleh tim Polres Empat Lawang dikarenakan korban dan saksi belum datang kembali ke kantor untuk memberikan keterangan lebih lanjut.

“Korban baru melapor dan disuruh datang lagi namun belum datang ke kantor. Jadi belum lengkap berkasnya. Tidk bisa dinaikan tingkat sidik.

Lanjutnya, pelaku yang masih di bawah umur dikenakan Pasal 82 UU RI thn 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman setengah dari ancaman hukuman orang dewasa.

“Ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. Kalau di bawah umur hukumannya setengah dari orang ancaman orang dewasa,” ujar Fahrul Rozi.

(Rakyatempatlawang)

Komentar