oleh

Usul Pengeringan Tahap Kedua Mundur, BBWSS VIII Belum Merespon

MUSI RAWAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura sudah mengajukan untuk penundaan pengeringan tahap kedua irigasi Kelingi-Tugumulyo kurang lebih 1 bulan atau di bulan Juni. Tadinya berdasarkan schedule, pengeringan irigasi tahap kedua akan dilaksanakan pada 16 Mei 2022.

“Sementara masih sesuai schedule, tapi kita Pemerintah Kabupaten Musi Rawas sudah mengajukan untuk ada penundaan,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Mura, H Aidil Rusman belum lama ini.

Dijelaskannya, usulan tersebut hingga saat ini belum ada jawaban dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII. “Usulan penundaan pengeringan yang kedua, karena pertimbangan bahwa dari laporan Dinas Pertanian, rata-rata petani itu baru menanam di bulan Maret kemarin,” jelasnya.

Sehingga dengan hal itu, kata Aidil, rencana pengeringan dipertengahan bulan Mei tersebut, usia padi masih dikisaran 2 bulan. Dan diusia 2 bulan tersebut, padi sedsang butuh-butuhnya air. “Jadi dasar pertimbangan itu, kami mengajukan kepada pihak balai mohon kiranya dipertimbangkan kembali untuk pengeringan di pertengahan bulan Mei tersebut,” timpalnya.

Lebih lanjut, hingga saat ini pihaknya masih menunggu respon pihak balai. “Syukur-syukur nanti ada responnya,” kata Aidil.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan pengeringan kedua rencananya berjalan selama 6 bulan. “Nah kita mundur, kalau usulan dari pertanian juga dari peternak ikan, mereka minta mundur kurang lebih 1 bulan. Jadi di bulan Juni mintanya. Tapi kami tetap mengharapkan bahwa masanya ya tidak 6 bulan, jadi 5 bulan,” bebernya.

Dan konsekuensinya, pihak kontraktor mungkin harus lebih memanfaatkan waktu pengeringan yang hanya 5 bulan itu. “Itu usulan kami,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan pengeringan tahap pertama sudah selesai dilakukan. Mulai Oktober sampai dengan 16 Januari. Rencana akan ditutup lagi dipertengahan atau sekitaran 16 Mei.(ans)

 

Komentar