oleh

Ungkap 17 Kasus Menonjol Selama Dua Bulan

Silampari Online

MUSI RAWAS – Diwilayah hukum Polres Musi Rawas selama Januari sampai Februari atau dua bulan terdapat 17 kasus tindak pidana yang menonjol. Dari jumlah kasus tersebut kesemuanya berhasil diungkap.

Kapolres Mura, AKBP Achmad Gusti Hartono didampingi Kasatreskrim, AKP Dedi Rahmat Hidayat mengatakan secara umum situasi kamtibmas diwilayah hukum Polres Musi Rawas masih dalam keadaan aman dan terkendali. Namun tidak dipungkiri, ada beberapa kejadian kasus yang menonjol terjadi diwilayah hokum Polres Musi Rawas.

“Antara lain masih ada kasus pembunuhan, kemudian kasus curat, kasus curas, Undang-undang darurat yaitu berupa senpi, kemudian Undang-undang perlindungan anak serta KDRT. Selama bulan Januari dan Februari tersebut, kasus-kasus menonjol itu ada 17 kasus. Dan alhamdulillah semuanya berhasil diungkap,” jelasnya.

Adapun kasus menonjol yang berhasil diungkap yaitu tiga kasus pembunuhan. “Sudah berhasil diungkap semua. Antara lain TKP di wilayah Cecar yakni penemuan tengkorak, lalu TKP di perkebunan wilayah Lakitan yang barang buktinya menggunakan tombak,” bebernya.

Kemudian kasus menonjol lain yaitu sembilan kasus curat dan curas. “Kasus curas antara lain begal yang ada di wilayah Muara Kelingi, kemudian curas didaerah sawit PT Evan Lestari,” timpalnya.

Selain itu, adapula kasus Undang-undang darurat atau kasus menggunakan senpi. Termasuk juga hasil dari operasi senpi di wilayah hukum Polres Musi Rawas. “Tiga kasus senpi yang kita pidana, kemudian ada 23 senpi yang alhamdulillah dari kerjasamna yang baik dari Polres dengan seluruh Polsek bekerjasama dengan Kades dan masyarakat,” terangnya.

Kapolres menambahkan, ke 23 senpi tersebut didapat hampir disetiap kecamatan yang diserahkan oleh masyarakat kepada Polres Musi Rawas.

Lebih lanjut, kasus lain yang menonjol yaitu satu kasus perlindungan anak berupa persetubuhan dibawah umur. Dan kasus menonjol yang terakhir adalah kasus KDRT hingga menyebabkan korban meninggal dunia yaitu berupa pembakaran terhadap istrinya.

“Alhamdulillah kami dari Polres Musi Rawas ini berusaha memberikan yang terbaik dengan slogan bedulur, berempati, peduli dan responsif. Kami berusaha memenuhi harapan masyarakat dengan segera menindaklanjuti secara cepat, tepat dan rseponsif semua kejadian-kejadian gangguan kamtibmas diwilayah hukum Polres Musi Rawas,” pungkasnya.(ans)

Komentar