oleh

Uang Hasil Curanmor Dipakai untuk Pesta Sabu

Silampari Online

LUBUKLINGGAU – Rio Umbara (24), warga Jl Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I sudah beberapa kali melakukan aksi kejahatan diwilayah hokum Polres Lubuklinggau. Tak hanya melakukan jambret, tersangka terakhir melakukan curanmor hingga akhirnya ditangkap tim Gaspol Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat.

Polisi menangkap tersangka pada Jumat (4/3) sekitar pukul 16.00 WIB saat sedang berada didepan rumah warga di Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat. Meskipun saat dilakukan penangkapan, tersangka sempat berusaha melarikan diri. Berkat kesigapan anggota, tersangka berhasil diamankan. 000a000

“Tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan curanmor di Lapangan Perbakin dengan temanya yang bernama Putra (DPO) dengan cara merusak kunci kontak motor korban,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi melalui Kapolsek Lubuklinggau Lubuklinggau Barat, Ipda Farizal Alamsyah didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Paisal.

Tersangka menjalankan aksi tersebut pada Kamis (3/3) sekitar pukul 17.30 WIB di Lapangan Perbakin, Kecamatan Lubuklinggau Barat. Mencur motor Honda Beat BG 5017 HAA milik korban Yuni Sana (45), Ibu rumah tangga, warga Jl Perumdan, Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat.

“Pelaku mengambil motor milik korban diparkirkan disamping Lapangan Perbakin,” ungkapnya.

Pada saat itu korban sedang olahra lari keliling. Hingga tersangka leluasa mengambil motor milik korban dengan cara tersangka Putra (DPO) merusak kunci motor korban mengunakan kunci Liter T. Setelah berhasil melakukan pencurian sepeda motor korban, kedua tersangka menjual motor ke Desa Tanjung Sanai sebesar Rp3.000.000.

“Pada saat itu pelaku Rio mendapat bagian Rp900.000. Sedangkan sisa uang penjualan motor dibelikan narkoba jenis sabu. Dan mereka hisap bersama,” timpalnya.

Atas kejadian itu, korban alami kerugian 1 sepeda motor Honda Beat BG 5017 HAA yang ditaksir sekitar Rp7.000.000. Dan setelah mendapat laporan, Polisi melakukan serangkaian penyelidikan dengan melakukan olah TKP. Serta memeriksa saksi dan mengecek rekaman CCTV. Diketahui identitas pelaku dan dilakukan penangkapan.

“Tersangka juga mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan (Curas) atau jambret HP di lapangan perbakin sebanyak tiga kali,” terangnya.

Adapun barang bukti (BB) yang disita satu setel pakaian yang dipakai waktu melakukan curanmor (terekam Cctv). Kemudian satu setel pakaian yang dibeli dari hasil penjualan sepeda motor milik korban. Dan sautu buah BPKB sepeda motor milik korban.(ans)

Komentar