oleh

Terima 634 Pengajuan Santunan Kematian

Silampari Online

MUSI RAWAS– Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menerima 634 pengajuan santunan kematian dari ahli waris yang ada di Bumi Lan Serasan Sekantenan. Dimana, dari jumlah tersebut 138 pengajuan diantaranya telah dicairkan dan ditransfer ke rekening ahli waris masing-masing.

“Sejak Januari hingga per 6 April ini sudah ada 634 pengajuan santunan kematian oleh ahli waris yang telah diajukan ke Dinsos,”jelas Kepala Dinsos Kabupaten Mura, Agus Susanto melalui Sekretaris, Sudisman didampingi Kepala Bidang (Kabid) Linjamsos, Evan Saifani saat diwawancarai Harian Silampari, Kamis (7/4) diruang kerjanya.

Dikatakannya, dari 634 pengajuan tersebut 138 diantaranya telah dicairkan dan ditransfer ke rekening ahli waris masing-masing. Sedangkan, untuk 199 pengajuan akan dicairkan pada April ini dan sisanya menyusul untuk triwulan selanjutnya.

Menurutnya, untuk anggaran yang dikucurkan dalam pemberian bantuan santunan kematian ini kurang lebih mencapai Rp5 miliar. Namun, jumlah tersebut bertambah hingga Desember mendatang karena memang santunan kematian ini program prioritas Bupati.

Mengenai untuk syarat pengajuan santunan kematian sendiri. Maka dirinya mengakui ada beberapa syarat yang dilengkapi diantaranya Surat permohonan santunan kematian dari ahli waris atau keluarga yang mewakli atau Pemerintah Desa atau Pemerintah Kelurahan, Fotocopy Akte Kematian, Surat keterangan bahwa penerima santunan kematian adalah benar ahli waris yang meninggal yang dikeluarkan oleh Lurah/Kepala Desa, Melampirkan foto copy KK dan foto copy KTP warga yang meninggal dunia, Surat keterangan domisili bagi yang tidak mempunyai  KTP/KK Kabupaten.

Selain itu, Melampirkan foto copy KTP/Surat Keterangan Domisili bagi Ahli Waris yang belum mempunyai KTP/KK, Surat keterangan kematian dari Pemerintah Desa / Pemerintah Kelurahan, Surat keterangan kelahiran/Akte bagi yang belum memiliki KTP/Surat keterangan dalam proses pengurusan Adminduk dari Pemerintah Desa / Pemerintah Kelurahan, Surat Keterangan Domisili untuk yang meninggal dan ahli waris yang tidak memiliki KTP, Untuk balita yang mendapat santuan apabila balita tersebut meninggalnya setelah berumur 1 ( satu ) tahun lebih dan Fotocopy buku tabungan  Bank Pemerintah atas nama ahli waris/ keluarga yang mewakili / Pemerinttah Desa / Pemerintah Kelurahan.
Kemudian, untuk yang mendapatkan santunan kematian yakni warga/masyarakat Kabupaten yang memiliki KTP Kabupaten KK dan/atau  Akta Kelahiran dan / atau Warga/Masyarakat Kabupaten yang belum memiliki KTP Kabupaten karena hal tertentu tetapi terdaftar dalam KK; dan/atau, Warga/Masyarakat Kabupaten yang orang tua/walinya mempunyai KK dan KTP Kabupaten dan yang bersangkutan terdaftar dalam KK, dan atau Akta Kelahiran/Surat keterangan kelahiran. Masyarakat  yang belum memiliki administrasi kependudukan  mendapat santunan  kemantian bagi yang meninggal apabila  telah bertempat tinggal di Kabupaten Musi Rawas sekurang kurangnya 6 ( enam ) bulan yang dibuktikan dengan keterangan domisili dari pemerintah desa / kelurahan setempat.

Sedangkan yang tidak mendapatkan santunan kematian terdiri dari melakukan perbuatan yang dilarang dalam agama seperti bunuh diri, aborsi dan lain-lain, hukuman mati sebagai akibat putusan pengadilan, Balita yang meninggal sebelum / genap berumur 1 ( satu tahun ), melakukan kejahatan atau perbuatan pidana akibat mengunakan obat-obat terlarang berupa narkotika, psikotroprika dan zat adiktif lainnya dan bencana alam.

Terlepas dari itu, bagi masyarakat yang ingin mengecek apakah santunan tersebut sudah cair atau belum maka bisa dilihat melalui aplikasi http://dinsos.musirawaskab.go.id/ atau kode barcode Dinsos Mura. (Kris)

Komentar