oleh

Terciduk “Ngamar”, Oknum Honorer Terjaring Razia

LUBUKLINGGAU – Petugas gabungan dari Polres Lubuklinggau, Sub Denpom, dan Sat Pol PP melaksanakan giat razia guna mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat) saat bulan ramadan 1443 H. Razia gabungan dilaksanakan ke sejumlah hotel dan penginapan di Kota Lubulinggau, Kamis (14/4) pukul 23.00 WIB dan berlansung hinga Jumat (15/4) dini hari.

Hasilnya 20 orang terjaring dalam razia tersebut. Salah satu yang terjaring bersama pasangan bukan suami istri, merupakan oknum honorer Pemkot Lubuklinggau. Terciduk ‘ngamar’ di sebuah hotel, bersama pacarnya.

Pasangan sejoli ini sempat mengelak kepada petugas. Awalnya keduanya mengaku adik kakak, namun setelah dilakukan pemeriksaan identitas diri, alamat keduanya berbeda. “Totalnya 20 orang yang terjaring razia, 9 orang perempuan dan 11 orang laki-laki,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Lubuklinggau, Walyusman, Jumat (15/4).

Walyusman membenarkan bahwa ada satu pasangan bukan suami istri yang terjaring, yang si wanita-nya merupakan tenaga honorer, di lingkungan Pemkot Lubuklinggau, yang sedang bersama pacarnya. “Untuk sanksi kita berikan sanksi sosial, semuanya kita data dan kita minta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya,” ungkapnya.

Diakuinya, dalam razia tersebut pihaknya juga menemukan diduga pasangan sesama jenis sedang asyik berada di kamar hotel di wilayah Petanang Lubuklinggau. “Ada yang agak aneh, kita juga temukan pasangan sesama jenis didalam kamar hotel, kami duga mereka pasangan sesama jenis itulah kami amankan juga,” ujarnya.

Selain itu, tim gabungan juga mengamankan belasan wanita lainnya dari beberapa hotel melati yang tak dilengkapi identitas diri.

Waliyusman menyampaikan mereka yang terjaring razia saat berada di penginapan wilayah Kecamatan Lubuklinggau Utara dan Kecamatan Lubuklinggau Timur.(*)

Komentar