oleh

Tentukan Sasaran Stunting, Tim Turun ke Kecamatan

Silampari Online,

MUSI RAWAS – Dalam waktu dekat tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Mura akan melakukan aksi 1 (mereview stunting) dan aksi 2 (sasaran stunting). Tim akan turun setelah Surat Keputusan (SK) ditandatangani oleh Bupati Kabupaten Muram, Hj Ratna Machmud.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Mura, M Nizar usai rapat pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Musi Rawas bersama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Selasa (15/3).

Ia menjelaskan, rapat bertujuan untuk pemahaman dalam penentuan sasaran dan target kegiatan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mura 2022. Kemudian untuk mereview susunan tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Mura 2022 berdasarkan acuan Perpres 72 tahun 2021.

“Jadi rapat tadi disepakati, kita menetapkan target sasaran itu yaitu pernikahan dini dan remaja. Itu perkecematan dan perdesa. Dan kita menetapkan target pasangan usia subur seperti berapa yang rencana akan menjadi akseptor KB baru pada tahun 2022 ini,” ujarnya.

Disamping itu, menetapkan perkiraan Ibu hamil yang terjadi selama tahun ini perdesa. Termasuk juga dengan perkiraan Ibu yang pasca persalinan pasang alat kontrasebsi tiga bulan setelah melahirkan.

“Kegiatan itu kita lakukan secara kompetensi. Pertama kita memahamkan tahapan penajaman sasaran target, menyamakan persepsi antara Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Artinya dalam waktu dekat ini, tim Kabupaten akan turun ke Kecamatan melakukan lokakarya mini di Kecamatan,” katanya.

Lebih lanjut, nantinya tim akan diketuai oleh Camat dan dihadiri para Kepala Desa (Kades), termalsuk stakeholder yang ada di Kecamatan. “Disitu kami jelaskan, menguraikan target mereka, sasaran mereka perdesa-desa. Karena target sasaran ini nanti di SK-kan SK Bupati,” timpalnya.

Menurut Nizar, semua OPD terkait dengan program-programnya sepakat untuk mencapai target dengan ‘dikeroyok’ bersama-sama. “Nanti mudah-mudahan tim Kabupaten ini kita buat timnya. Tim yang turun dua tim yakni pagi dan sore, sehari empat kecamatan. Setelah SK ditandatangani Bupati, dalam waktu dekat ini kami akan melaksanakan aksi 1 dan aksi 2,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, aksi 1 yaitu mereview lokus stunting. “Sasaran stunting kita kemarin diawal dari 1.472. Pada akhir tahun 2021, karena kondisi covid, maka stunting kita proses pengentrian data, kelengkapan data, maka stunting kita dilaporkan sebanyak 2.011 dari 1.479 menjadi 2.011. Sedangkan lokusnya untuk tahun ini 130 Desa,” pungkasnya.(ans)

Komentar