oleh

Tawuran, Satu Pelajar Tidak Terselamatkan

SILAMPARI ONLINE– Aksi tawuran antar pelajar SMA dan SMK dan SMK yang terjadi di Desa Talang Pito Bermani Ilir, menelan korban jiwa, Kamis (7/10/2021).

Korbannya, DT (16) pelajar asal Kabupaten  Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel) menghembuskan nafas terakhirnya di Puskesmas Keban Agung Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.

DT yang merupakan pelajar SMA, menderita sejumlah luka tusuk. Ia diperkirakan kehilangan banyak darah sampai akhirnya meninggal dunia.

“Korban yang saat itu ditangani petugas medis di Puskesmas Keban Agung. Karena mengalami sejumlah luka tusuk, tidak bisa diselamatkan dan akhirnya meninggal dunia,” ujar Kapolres Kepahiang Polda Bengkulu, AKBP. Suparman, S.IK, MAP melalui Kapolsek Bermani Ilir, Iptu. Darmawel Saleh, SH.

Sementara itu saat mengetahui kejadian ini, jajaran Polsek Bermani Ilir dan Polres Kepahiang langsung turun melakukan penyelidikan.

Bahkan tidak lama berselang, dua terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tawuran ini, EG (16) dan IP (16) pelajar asal Kecamatan Bermani Ilir sudah berhasil diamankan.

Keduanya pun menjalani pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polres Kepahiang.

“Untuk kasus ini sudah dilimpahkan ke Polres Kepahiang. Begitu juga dengan kedua terduga pelakunya,” demikian Darmawel.

Untuk diketahui perkelahian antar pelajar ini terjadi tepat di tepi jalan lintas Kepahiang – Pagaralam tepatnya di samping rumah makan Pindang Salim Desa Talang Pito, tidak jauh dari Mapolsek Bermani Ilir.

Bahkan video tawuran antar pelajar ini juga sudah beredar di medsos. Dari video ini pula terlihat jelas jika tawuran tidak hanya dilakukan terduga pelaku dengan tangan kosong. Tetapi juga berlangsung dengan berbagai macam senjata seperti batu dan kayu.(radarkepahiang.id)

 

Komentar