oleh

Sobri Dibacok 11 Kali, Selamat

SILAMPARI ONLINE,- Sobri warga Desa Lubuk Ketepeng Kecamatan Jejawi OKI, harus dilarikan ke Rumah Sakit Bari Kota Palembang, Minggu (9/1/2022).

Pria ini nyaris tewas setelah dibacok Yudi di Desa Parit Kecamatan Rambutan Minggu (9/1) sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban sendiri dibacok sebanyak 11 kali yaitu di bagian kepala, badan, tangan dan kaki. Sehingga korban harus dilarikan ke rumah sakit bari kota Palembang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Safi’i SIK Msi melalui Kapolsek Rambutan AKP Beni Okimu SH mengatakan, kejadian sadis ini berawal saat pelaku Yudi menemui Faisal di Desa Rambutan Banyuasin minggu sore.

Jadi keduanya berencana ingin melakukan tindak kejahatan begal motor, dan akhirnya kedua pelaku berangkat ke Desa Talang Cempedak OKI menggunakan sepeda motor.

Tujuan pelaku sendiri menemui korban Sobri yaitu berpura – pura mau menyewa sepeda motor korban.

“Korban ini masih teman pelaku,” katanya didampingi Kanitreskrim Ipda Thomas, Senin (10/1/2022).

Kemudian kedua pelaku bertemu dengan korban, berangkat menuju Desa Durian Gadis dengan bonceng tiga. Sedangkan sepeda motor pelaku Yudi diparkir di suatu tempat di Rambutan.

“Korban ini pergi diajak dengan alasan ajak korban yaitu nonton orgen. Sampai di tempat kejadian, pelaku Faisal setop sebentar di Desa Parit dengan alasan ingin buang air kecil, sedangkan pelaku Yudi dengan korban tetap di atas motor,” terangnya.

Pelaku Faisal sendiri usai turun memantau kondisi di lapangan, dan pelaku Yudi tanpa basa basi membacok korban hingga luka parah. Usai kejadian, korban mencoba menyelamatkan diri dengan berlari ke pinggir jalan.

“Di saat itu ada warga yang melihat korban terkapar dan membawa ke rumah sakit, “ucapnya.

Kedua pelaku sendiri saat diamankan oleh warga sekitar, dan membantah melakukan pembacokan dan mengaku menolong korban Sobri tersebut.”Tapi saat menjalani pemeriksaan lebih lanjut, keduanya mengakui perbuatannya, “tegasnya.

Saat ini kedua pelaku ditahan di mapolsek Rambutan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (harian banyuasin)

Komentar