oleh

Rumah Jadi Tempat Transaksi Sabu, Oknum Pelajar dan Seorang Wanita Ditangkap

SILAMPARI online

MURATARA – Dua pengedar narkoba jenis sabu dibekuk Satres Narkoba Polres Muratara. Satu orang tersangka seorang wanita yakni Leni (43) dan satu tersangka lagi Erison Ahmaryosa Saputra (21).

Keduanya warga Dusun I Desa Beringin Sakti, Keluraham Beringin Sakti, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara. Tersangka Erison Ahmaryisa Saputra diketahui berstatus pelajar. Mereka ditangkap dalam penggerebekan disalah satu rumah di kampung tempat keduanya tinggal pada Rabu (23/3) sekitar pukul 14.30 WIB.

“Berdasarkan informasi masyarakat bahwa sering terjadi transaksi jual beli narkoba jenis sabu di sebuah rumah di Dusun I Desa Beringin Sakti,” kata Kapolres Muratara, AKBP Ferly Rosa Putra melalui Kasat Narkoba, AKP Ahmad Fauzie.

Kemudian informasi ditindaklanjuti dengan dilakukan penyelidikan. Dan setelah diketahui kebenarannya pada Rabu (23/3) sekitar pukul 13.00 WIB didapatkan informasi bahwa memang benar di sebuah rumah tersebut dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu.

 

Sekitar pukul 14.30 WIB setelah mendapat informasi yang akurat, tim mslalukan penangkapan dan penggeledahan dirumah tersebut. Ditemukan 4 bungkus plastik klip bening besar yang berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat brutto 30,64 gram. Ditemukan berada didalam dompet berwarna merah yang berada di dalam kamar.

“Saat itu hanya ada Erison Ahmaryosa Saputra dan Leni yang mengakui barang itu milik Oscar. Namun Oscat sedang tidak berada dirumah” ungkapnya.

Dari keterangan tersanhka Erison Ahmaryosa Saputra dan Leni, mereka mengetahui Oscar menjual narkotika jenis sabu. Dan bila Oscar tidak berada dirumah, mereka juga yang melayani pembeli sabu.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dinawa ke Polres Muratara untuk diperiksa lebih lanjut guna proses penyidikam dan pengembangan.

“Pada saat penggeledahan juga ditemukan 1 pucuk senpi rakitan dengan 9 butir amunisi colt 36 diduga milik tersangka Oskar,” pungkasnya.(ans)

Komentar