oleh

Rumah dan Fasilitas Publik di MurataraTerancam Longsor

SILAMPARI ONLINE,

MURATARA– Rumah warga dan sejumlah fasilitas publik di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terancam longsor. Mulai dari tiang listrik PLN, bangunan masjid, jalan poros maupun permukiman warga.

Bencana tanah longsor rentan terjadi di Desa Aringin, Pauh (Rawas Ilir), Rupit dan Rawas Ulu.

Kades Pulau Lebar, Argani membenarkan adanya potensi bencana longsor yang mengancam permukiman warga. Dimana, kondisi itu terus memburuk seiring meningkatnya debit air sungai.

“Kami akan mengajukan usulan pembangunan talud, penahan tebing demi menjaga tanah supaya tidak bergeser yang disebabkan arus sungai yang deras. Talud itu difungsikan supaya tidak longsor,”kata Argani.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara H Zaenal Arifin menjelaskan bencana longsor terjadi di sepanjang dua aliran sungai di Muratara yakni Sungai Rupit dan Sungai Rawas.

“Untuk potensi longsor kita tidak bisa menanggulangi sendirian, karena anggaran kita sangat terbatas,”jelas Zaenal, Rabu (5/1).

Terkait dengan keluhan warga yang rumahnya terancam longsor, Wakil Bupati Muratara, H Inayatullah sudah turun langsung ke Desa Pulau Lebar dan Desa Karta Dewa, melakukan peninjauan. Bahkan, Wakil Bupati berjanji akan membantu warga dalam menuntaskan permasalahan itu, namun masyarakat diminta tetap bersabar mengingat diperlukan koordinasi tingkat lanjutan untuk mengatasi masalah longsor di wilayah Murtara.

“Dalam minggu ini saya akan berkoordinasi ke Kota Palembang ke BNPB untuk konsultasi, bagaiamana cara menanggulangi potensi bencana longsor di Muratara,”ungkapnya.

Menurutnya, BPBD Murarata berencana akan melakukan koordinasi lanjutan dan mendatangi langsung sejumlah pihak yang terkait dalam penanggulangan bencana. Seperti BBWS yang berhubungan dengan aliran sungai, maupun ke pihak kementerian.

Terlepas dari itu, pihaknya mengimbau warga agar waspada. Mengingat adanya peningkatan itensistas curah hujan disertai angin kencang yang di prediksi BMKG dan bisa meluas ke Muratara dalam beberapa hari kedepan.(cj13)

 

Komentar