oleh

Rebutan Penumpang, Sajam Berbicara

SILAMPARI online

LUBUKLINGGAU – Seorang tukang ojek di kota Lubuklinggau alami luka tusuk oleh rekan seprofesinya hingga terpaksa dilarikan ke RSUD Dr Sobirin Kabupaten Mura di Kota Lubuklinggau.

Itu dialami Saydina Umar alias Sur (25), warga Jl Beringin, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Diduga peristiwa tersebut dipicu soal rebutan penumpang hingga sempat terjadi keributan antara korban dan pelaku. Lantas berujung dengan penusukan terhadap korban menggunakan senjata tajam (Sajam).

“Seperti biasa, korban keliling mencari penumpang,” kata Kakak korban, Raka Dipa.

Ia menjelaskan, bermula saat korban mengambil penumpang di Jl Garuda, di area Perbakin, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Jumat (25/3) sekitar pukul 07.30 WIB. Ditempat tersebut, korban dipanggil seorang penumpang Ibu-ibu. Korban-pun berhenti, kemudian penumpang tersebut naik motor. Saat itu ada tukang ojek lain (pelaku).

“Marah-marah dan mengeluarkan senjata tajam, lalu menusuk korban dari arah belakang,” terangnya.

Setelah menusuk dua kali, pelaku langsung kabur. Kakak korban menduga pelaku selisih paham. Dan mengira penumpang itu memanggil pelaku. Namun dihampiri korban. Akibat penusukan tersebut, korban saat ini dirawat di RSUD Dr Sobirin. Mengalami dua luka tusuk masing-masing yakni satu di bahu kiri dan satu lagi di atas pinggang sebelah kanan.

“Korban hanya kenal muka, nama dan alamat tidak tahu. Karena satu profesi tukang ojek,” ungkapnya.

Peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Lubuklinggau Barat.

Sementara itu Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Farizal Alamsyah didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Paisal membenarkan adanya peristiwa penusukan tersebut. Saat ini sedang dilakukan penyelidikan.

“Kami sudah datangi rumah korban, antar korban ke rumah sakit, lalu meminta keterangan,” bebernya.

Paisal menjelaskan, saat kejadian sempat terjadi ribut antara pelaku dan korban. Korban mau ambil penumpang, lalu ada ojek lain yang mau ambil penumpang yang sama. “Korban mengatakan jangan ambil penumpang ku. Oleh pelaku menjawab ‘ape nga melawan nian’ kata pelaku. Kemudian pelaku langsung menusuk korban,” pungkasnya.(ans)

Komentar