oleh

Rangkaian HUT Mura Ke-79 Berlangsung Khidmat

#Tujuh Program Bupati Telah Terealisasi

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menggelar Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Mura Ke-79 Tahun berlangsung lancar dan sukses. Dimana, dalam moment tersebut setidaknya ada tujuh program atau janji politik Bupati Kabupaten Mura, Hj Ratna Machmud dan Hj Suwarti telah terealisasi.

Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Mura, Azandri didampingi Wakil Ketua 1, Firdaus Ceolah, Wakil Ketua II, Hendra Adi Kesuma dan dihadiri langsung Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru, Bupati Kabupaten Mura, Hj Ratna Machmud, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Mura, Hj Suwarti, Anggota DPRD Provinsi Sumsel, Anggota DPRD Muara Bungo, Pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kapolres Mura, Dandim 0406 MLM, Camat, Kepala Desa (Kades) serta lembaga adat maupun tamu lainnya.

FOTO: Foto bersama Gubernur Sumsel, H Herman Deru, Bupati Mura, Hj Ratna Machmud, Wabup, Hj Suwarti, Ketua DPRD Mura, Azandri serta lainnya

Ketua DPRD Kabupaten Mura, Azandri mengatakan bahwa hari jadi Kabupaten Mura sepertinya bukanlah semata-mata peristiwa mengenang dan berbagi cerita bukan sekedar bergembira tapi lebih dari peristiwa ini kita jadikan sebagai momentum strategis untuk melakukan kilas balik terhadap pembangunan. Dimana, kita telah mengamati beberapa kejadian penting keberhasilan yang telah dicapai pembangunan yang bersifat fisik maupun nonfisik.

Dikatakannya, bahwa mudah-mudahan pada tahun 2002 ini dan seterusnya dalam visi Bupati Mura dapat lebih ditingkatkan maupun di 14 Kecamatan sehingga kesejahteraan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Kabupaten Mura.

FOTO: Pembagian hadiah oleh Bupati Kabupaten Mura, Hj Ratna Machmud kepada para pemenang lomba lagu Mars Mura Mantab

Sementara itu, Bupati Kabupaten Mura, Hj Ratna Machmud menjelaskan untuk mengevaluasi pencapaian target kinerja selama 1 tahun kepemimpinannya bersama Wabup Hj Suwarti sebagai bahan untuk perbaikan dalam rangka untuk mewujudkan Mura yang Maju, Mandiri dan Bermartabat (Mantab) sesuai dengan visi membangun Kabupaten Mura.

Menurutnya, sebagaimana telah kita ketahui peringatan HUT Kabupaten Mura selalu kita lakukan setiap tahun. Namun ia harapkan acara ini tidak hanya bersifat rutinitas dan seremonial belaka namun juga harus kita maknai untuk terus berkarya dan membangun Kabupaten Mura. Sebab, dalam usia yang Ke-79 tahun ini telah banyak mengalami perkembangan yang selama 1 tahun terakhir prestasi yang telah diraih walaupun harus diakui masih ada beberapa permasalahan yang harus segera diselesaikan.

FOTO: Gubernur Provinsi Sumsel, H Herman Deru didampingi Bupati Mura, Hj Ratna Machmud dan Wabup Mura, Hj Suwarti ketika menandatangani prasasti peresmian infrastruktur Provinsi Sumsel di Mura

Selain itu, beberapa indikator yang menunjukkan perbaikan antara lain IPM Kabupaten Mura pada tahun 2021 mengalami peningkatan tahun 2020 sebesar 66,79 meningkat menjadi pertumbuhan ekonomi tahun 2021 sebesar 2,33 persen meningkat cukup signifikan jika dibandingkan tahun 2020 yang hanya 0,24 persen. Kemudian, pendapatan perkapita di Mura juga mengalami peningkatan dari tahun 2020.

Terlepas dari itu, dari bersama Hj Suwarti maka ia akan berupaya mewujudkan visi misinya yang kini hanya dua lagi belum terwujud yakni pengadaan alat berat untuk membantu masyarakat membuka lahan dan pengadaan mobil ambulance satu desa satu unit ambulance. Sedangkan, untuk tujuh program lainnya yakni menjadi janji politik telah terealisasi.

FOTO: Saat Gubernur Provinsi Sumsel, H Herman Deru didampingi Bupati Kabupaten Mura, Hj Ratna Machmud meninjau bangunan RS Muara Beliti

“Kedepan misi besar kami yakni akan mewujudkan birokrasi yang berbasis teknologi informasi, membangun sumber daya manusia yang berkualitas, pemerataan infrastruktur berwawasan lingkungan, memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial. Namun, untuk mewujudkan visi melaksanakan program-program tersebut tidak dapat kami lakukan sendiri. Melainkan kami perlu dukungan dari semua pihak terutama bantuan dan dukungan dari Pemerintah baik Provinsi maupun Pusat serta masyarakat,”ungkapnya.

Sedangkan, Gubernur Provinsi Sumsel, H Herman Deru mengakui akan terus mendukung pembangunan di Mura yakni memberikan suntikan dana penyelesaian pembangunan Rumah Sakit (RS) sebesar Rp50 miliar agar pelayanan kesehatan di Mura dapat terus meningkat. Terutama penurunan angka stunting yang harus betul-betul kerja dengan Extraordinary atau kerja ekstra dan jangan salah sentuh lagi selama ini kita mengatasi stunting memperbaiki diambilnya anak-anak yang lahir stunting kita obati padahal yang penyebab utamanya adalah ibunya. Maka untuk itu ia  minta ada keselarasan pikir antara kita untuk mengatasi stunting ini sebagai musuh kita bersama diperbuat dari sejak dini jangan sampai ada Kabupaten yang tertinggal di dalam penanganan dan pencegahan stunting tersebut.

FOTO: Gubernur Provinsi Sumsel, H Herman Deru didampingi Bupati Kabupaten Mura, Hj Ratna Machmud meninjau stand di Gedung Dekranasda Mura Mantab

Gubernur menambahkan yang sangat membanggakan Mura adalah salah satu Kabupaten yang paling senior di Sumsel ini bahkan dilahirkan sebelum merdeka dari Kabupaten-Kabupaten yang berusia lebih lama pembangunan yang harusnya sudah cukup merata pelayanan-pelayanan juga harus sudah sampai ke akar. Akan tetapi berbeda dengan Mura yang disebabkan harus mekar dengan Kabupaten Ibu Kota maka ini harus disikapi dengan kedewasaan bangun ibu kota kabupaten ini standart harus sama dengan Kabupaten bukan hanya infrastruktur perkantorannya saja tetapi juga pelayanan-pelayanan nya apalagi di zaman sekarang kita sudah banyak fokus pelayanan melalui digital. Jadi ini juga harus sama-sama kita benahi dari mulai persoalan signal internet. Sehingga, ini dapat disikapi dengan segera Pemprov bukan hanya mengambil persoalan yang tidak terselesaikan tapi juga memberikan solusi dimana Musi Rawas Lubuk Linggau menuju ibukota provinsi yang selama ini 9 jam jika tidak macet. Apalagi ditambah Betung Palembang yang begitu padat bisa ditempuh sampai 11 jam. Maka ia beritahu dan malam ini akan ia uji coba jalan yang kita bangun mulai dari Simpang Semambang-Cecar- Simpang Tower lintas sampai dengan Pendopo dengan 5 jam kita tidak bisa sampai Palembang dan ia akan buktikan. Sehingga, dengan begitu ia akan alokasikan Rp100 miliar untuk meneruskan jalan tingkat atau istilah saya tol tak berbayar.

Hanya saja, apapun yang diperbuat ini tanpa ada dukungan jelas dari masyarakat dan para tokoh selama ini harus kita pertahankan. Sehingga, ia minta agar Bupati dan dewan serta forkompinda dapat menjaga kerukunan antar lembaga kerukunan antar personal. Jangan sampai karena kerukunan yang retak pelayanan kepada masyarakat menjadi terganggu dan kita memang harus menjadi contoh dalam kerukunan ini. Sehingga, mudah-mudahan kekompakan kita ini akan menjadi spirit bagi kita untuk tetap membangun Mura. (Kris)

Komentar