oleh

Penyuap Bupati Muba Divonis 2 Tahun 4 Bulan

-Palembang-64 Dibaca

PALEMBANG – Majelis hakim menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Suhandy (Direktur PT Selaras Simpati Nusantara) selaku penyuap Bupati Muba nonaktif Dodi Reza Alex Noerdin, dengan pidana penjara selama 2 tahun 4 bulan. Vonis dijatuhkan dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Kls I A Khusus Palembang secara virtual, (15/3/2022)
Dalam Amar Putusan yang dibacakan oleh Majelis Hakim Yoserizal SH, MH, bahwa perbuatan terdakwa Suhandy melanggar pasal (5) Ayat (1 ) huruf a Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Pasal 65 Ayat (1 ) KHUP
Hal yang memberatkan, terdakwa dinilai majelis hakim tidak mendukung program Pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme
Sedangkan hal-hal meringankan, terdakwa bersikap kooperatif dan mengakui terus terang perbuatannya di persidangan dan terdakwa menyesali perbuatannya
“Mengadili dan menjatuhkan terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun 4 bulan, dan denda Rp 150 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak bayar diganti dengan pidana kurungan selama 2 bulan,”ujarnya.
Usai mendengar pembacaan putusan yang dibacakan oleh majelis hakim baik terdakwa maupun JPU menyatakan sikap pikir-pikir terhadap putusan majelis hakim
Vonis yang diberikan oleh majelis hakim, sedikit lebih ringan dari tuntutan jaksa Penuntut umum (JPU) KPK RI Iksan SH MH. Dimana sebelumnya Terdakwa Suhandy dituntut dengan Pidana Penjara selama 3 Tahun dan denda RP 150 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak bayar diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan
Dalam dakwaan JPU, berdasarkan laman SIP PN Palembang, jika terdakwa Suhandy pada Oktober 2020 sampai dengan Oktober 2021 atau setidaknya pada suatu waktu antara tahun 2020 sampai dengan tahun 2021, bertempat di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Musi Banyuasin, memberi uang sebesar Rp 4.427.550.000 kepada Dodi Reza Alex Noerdin selaku Bupati Musi Banyuasin.
Kemudian kepada Herman Mayori selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin, dan Eddy Umari selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin.
Pemberian uang tersebut dengan maksud supaya Doddy Reza Alex Noerdin, Herman Mayori dan Eddy Umari membantu terdakwa Suhendy, baik secara langsung maupun tidak langsung mendapatkan paket pekerjaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Musi Banyuasin tahun anggaran 2021. (JAN)

Komentar