oleh

Pelaku Ilegal Mining Ngaku Ada Setoran ke kades

SILAMPARI ONLINE,

MURATARA-Tim Beruang Satreskrim Polres Muratara menetapkan satu dari empat pelaku dugaan Ilegal Mining (Tambang emas mesin dompeng illegal) menjadi tersangka. Pasalnya, saat ditangkap sedang melakukan giat pemindahan batu (operator), sedangkan ke 3 nya berada di lokasi namun belum melakukan giat, diduga ketiganya sebagai pendulang emas secara manual.

“Kita tetapkan Agus Saputra sebagai tersangka Ilegal Minning,” tegas Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmat Hidayat pada hariansilampari.sumeks.co, Rabu (6/10/2021).

Dihadapan awak media, tersangka Agus Saputra memberikan informasi yang mengejutkan. Sebab, hasil dompeng emas illegal yang dikerjakan bersama rekan-rekannya, ternyata diduga setor ke oknum kades setiap bulan (belum diketahui namanya, red)

“Saya baru bekerja selama tiga bulan. Dalam bekerja dirinya menerima upah yang bervariasi, hal itu sesuai dengan perolehan hasil dompeng. Ada setoran setiap bulan ke kades,” ucapnya.

Tim Beruang Polres Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kembali menindak tambang emas mesin dompeng ilegal.

Dari penindakan yang kesekian kalinya ini Tim beruang berhasil mengamankan empat orang yang diduga sebagai pelaku.

Tiga dari empat terduga pelaku yang diamankan merupakan warga kecamatan karang jaya, satu lainnya yang berinisial AG merupakan warga Pati Jawa Tengah.

Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto melalui kasat reskrim Dedi Rahmad Hidayat berkata penggerebekan dilakukan, Rabu, (06/10/2021) pagi.

Dalam pengerebekan itu selain mengamankan tersangka, lima orang warga pati menjadi DPO karena melarikan diri dari penggerebekan.

“Empat orang berhasil kita amankan, dan lima orang DPO karena melarikan saat akan diamankan,” kata Dedi. (Fendi)

Komentar