oleh

Mayoritas Tamatan SLTA Pencari Kerja, Cuma 10-15 Persen Pilih Kuliah

EMPAT LAWANG – Tidak semua siswa-siswi tamatan sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Banyak para lulusan SLTA ini, justru lebih memilih mencari pekerjaan ketimbang melanjutkan pendidikan karena berbagai faktor.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskop UMKM Nakertrans) Kabupaten Empat Lawang, Aidil Yuliansyah melalui Kabid Tenaga Kerja, Joni Verdi mengatakan, dalam perkiraan pihaknya, hanya sekitar 10 sampai 15 persen siswa-siswi yang menyelesaikan jenjang pendidikan SLTA di Empat Lawang yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sisanya, berpotensi menambah angka pengangguran di kabupaten ini.

Menyadari permasalahan inilah, kata Joni, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, melalui Diskop UMKM Nakertrans Kabupaten Empat Lawang, mendatangi sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan informasi lowongan pekerjaan kepada para siswa-siswi ini, sebelum mereka menyelesaikan pendidikan tingkat atas.

“Kita berkerjasama dengan Forum Bursa Kerja Khusus (FBKK) Sumsel, menyelenggarakan kegiatan pelayanan dan informasi pasar kerja ke sekolah-sekolah di tiga kecamatan di wilayah Empat Lawang pada bulan Juni lalu,” ungkap Joni.

Disampaikannya, tiga kecamatan yang mereka datangi antara lain, Kecamatan Ulu Musi, Kecamatan Pasemah Air Keruh dan Kecamatan Sikap Dalam. Memang, setiap sekolah yang didatangi, dibatasi pesertanya karena menghindari kerumunan. “Namun, peserta yang hadir inilah yang kita harapkan dapat menyebarluaskan informasi yang kita bawa,” ujar Joni.

Dikatakan Joni, kegiatan ini bertujuan membuka wawasan para siswa-siswi yang akan menamatkan jenjang SLTA, ke mana arah mereka setelah menerima ijazah SLTA. Jangan sampai mereka setelah tamat SMA, justru kebingungan mau kerja apa, yang pada akhirnya menjadi beban keluarga karena berbuat negatif akibat tidak punya pekerjaan.

“Di kegiatan ini, kita memberikan bayangan pekerjaan apa yang cocok untuk tamatan SMA dan tentunya kita juga menginformasikan instansi swasta mana yang membuka lowongan pekerjaan bagi tamatan SMA,” imbuhnya.

Dia menyebut, beberapa instansi swasta yang membuka lowongan pekerjaan, seperti perusahaan ritel, pabrik bahkan ada potensi menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri bekerja di pabrik pengelolalan kayu di Malaysia.

“Intinya, informasi yang kita sampaikan ini diharapkan menjadi pertimbangan bagi para lulusan SMA, bila memilih mencari kerja ketimbang kuliah,” tukasnya. (frz)