oleh

Masih Sekolah dan Akan Ujian, Tangguhkan Penahanan Dua Tersangka Kasus Sajam

Silampari Online

EMPAT LAWANG – Dua tersangka kasus pelanggaran pidana yang masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Kabupaten Empat Lawang ditangguhkan penahanannya oleh Kejaksaan Neger (Kejari) Kabupaten Empat Lawang.

Kedua pelajar berinisial M dan N, merupakan siswa kelas X dan XII di salah satu sekolah tingkat atas. Merupakan tersangka pelanggaran pidana karena kedapatan membawa senjata tajam (Sajam).

M dan N sempat mejalani masa penahanan olah aparat penyidik Polres Empat Lawang selama kurang lebih dua bulan. Sebelum akhirnya kasus yang menjerat kedua pelajar tersebut dilimpahkan ke Kejari Empat Lawang.

Kasi Pidum Kejari Empat Lawang, Andriyanto SH menjelaskan, Kejari Empat Lawang melakukan penahanan kota terhadap kedua pelajar itu agar keduanya dapat mengikuti pelajaran di sekolah.

“Mengingat anak-anak tersebut masih bersekolah dan pada Senin nanti akan menghadapi ujian maka kami tidak menahan pelaku dengan kata lain dilakukan tahanan kota,” jelas Andriyanto kepada wartawan, Jum’at (18/3).

Penahan kota yang dilakukan pihaknya atas arahan Kajari Empat Lawang, setelah menerima pelimpahan perkara dari Polres Empat Lawang dengan perkara Undang-Undang Darurat pasal 2 nomor 12 tahun 1951 atau kasus sajam, yang menjerat keduanya.

“Pelaku ini masih berstatus pelajar dan masih Anak-anak dibawah umur,” ujarnya.

Andriyanto menjelaskan selain pertimbangan masa depan atau sekolahnya, tahanan kota yang diberikan juga sesuai dengan permohonan dari pihak sekolah. Dalam hal ini pihak sekolah bisa membuktikan bahwa murid tersebut adalah murid berprestasi.

“Terhadap kasus tersebut kejaksaan Negeri Empat Lawang tidak melakukan penahan terhadap 2 orang siswa yang satu diantaranya menurut pihak sekolah merupakan siswa berprestasi. Sehingga hak-hak mereka harus kita penuhi, kalau mereka tidak ikut ujian bagaimana nasib mereka, jangan sampai mereka putus sekolah,” urainya. (frz)

Komentar