oleh

Masih Pakai Data Lama, Data PBB Butuh Diperbarui

Silampari Online

EMPAT LAWANG – Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Empat Lawang, Kuswinarto SE menyebut, saat ini diperlukan pembaharuan (update) data wajib pajak bumi dan bangunan (PBB).

Itu dikarenakan, banyak terjadi ketidakcocokan antara data wajib pajak dengan jumlah ril kepemilikan lahan dan bangunan wajib pajak itu sendiri. Sehingga berpotensi merugikan negara dari penetapan pajak yang dikenakan.

Disampaikannya, data yang digunakan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang untuk menetapkan nominal PBB kepada wajib pajak saat ini, merupakan data yang cukup lama yang mestinya harus di-update.

“Makanya saya katakan, diperlukan update data yang dilakukan dengan memverifikasi langsung ke lapangan,” ucapnya.

Menurut Kuswimarto, sangat tidak mungkin terjadi jika pemerintah menunggu masyarakat datang ke BP2RD Empat Lawang, untuk meng-update mandiri data PBB-nya. Karena itu, diperlukan langkah yang pasti oleh pihaknya, dengan mendatangi langsung wajib pajak.

“Ini yang mestinya dilakukan, kita datangi langsung ke lapangan,” ujarnya.

Namun permasalahannya, BP2RD Empat Lawang tidak memilki anggaran yang cukup untuk melakukan itu. Apalagi ditengah kondisi krisis keuangan dampak dari pandemi COVID-19. “Insya Allah masalah ini akan kita coba sampaikan ke DPRD Empat Lawang, mudah-mudahan dapat dimengerti,” harapnya. (frz)

Foto : Kuswinarto SE

Komentar