oleh

Masalah Sepele, Rudiyanto Aniaya Dua IRT

Silampari Online – Anggota Reskrim Polsek Seberang Ulu (SU) I Palembang mengamankan tersangka penganiyaan terhadap dua orang Ibu Rumah Tangga (IRT) yakni Lili Rahmawati (21) dan Della (24) di Jl Majapahit VI, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Jakabaring, Palembang pada (2/5/2021) sekitar pukul 17.30 WIB.

Tersangka Rudiyanto (42) warga Jl Kemang Agung, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati yang ditangkap anggota Polsek SU I di kediamannya, Selasa (19/10) sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat dihadapkan di depan awak media, Rudiyanto mengaku nekat melakukan penganiayaan dengan menusuk kedua korban karena dendam.

“Korban pernah menyerempet anak dan mengganggu orang tua saya sampai luka, sudah damai dan dia yang obati lukanya. Tapi yang terakhir kali korban ini pura-pura tidak tahu setelah nyerempet anak gadis saya, saya dendam,” ungkap Tersangka Rudiyanto, Kamis (21/10/2021).

Ia tak bisa lagi membendung dendam dengan korban Lili karena sudah menyerempet anaknya. Kejadian penganiayaan ini terjadi pada 2 Mei 2021 lalu.

“Pas saya hadang di lokasi, mereka berdua sedang naik motor di situ saya tusuk korban pakai sajam. Sedangkan Della karena dia melindungi Lili jadi ikut saya tusuk juga,” jelas Tersangka Rudiyanto.

Kapolsek SU I Kompol Farizon mengatakan, tersangka menyimpan dendam usai mendapat kabar jika anaknya ditabrak oleh pelaku.

“Setelah mendapat kabar itu pelaku mencari korban Lili Rahmawati dan mengambil pisau dari rumahnya, ” kata Kompol Farizon.

Usai melakukan penganiayaan pelaku sempat pergi selama kurang lebih dua bulan ke Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin karena urusan pekerjaan.

“Pelaku sehari-hari bekerja sebagai sopir, usai kejadian dia pergi ke Bayung Lencir dan bekerja di sana. Pelaku kami tangkap saat di kediaman,” katanya

Atas kejadian ini korban Lili Rahmawati mengalami lima tusukan di bagian tangan, punggung, betis, dan dengkul. Sedangkan korban Della mengalami dua tusukan.

Atas ulahnya tersangka dijerat Pasal 351 Ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana lima tahun kurungan penjara. (dey)

Komentar