oleh

Mama Muda ini Raup Keuntungan Rp 400 Juta

SILAMPARI ONLINE-Mama muda bandar (BD) sabu 1.269,45 gram (1,269 kg), Feni Febriyanti (29) warga Desa Simpang Beliti Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong, diduga memang bandar besar.

Bersama suaminya TA alias BT, yang kini buron, ia menjalankan bisnis ini. Apalagi sang suami adalah orang lama, yang pernah divonis di Lubuklinggau selama 5 tahun, dalam kasus narkoba.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno, SIK MH melalui Kasat Narkoba Iptu Susilo menjelaskan, keduanya mendapatkan sabu dari bandar besar narkoba di Kota Lubuklinggau, sedangkan asal sabunya dari Jambi.

“Tersangka Feni bekerjasama dengan suaminya TA, yang sekarang DPO. Suaminya setelah bebas pada 2021 lalu, kembali berjualan sabu,” katanya.

Cara membelinya, mereka komunikasinya via medsos, kemudian barang dikirim menggunakan jasa kurir. “Juga sedang kami dalami, kurir yang mengirim,” tambahnya.

Mereka membeli sabu 1 Kg, uangnya ditransfer secara berkala melalui bank dan agen BRIlink dengan total Rp 320 juta.

Sedangkan sisanya akan di transfer setelah barang laku terjual. Sedangkan untuk penjualannya, mereka hanya butuh waktu sekitar sebulan atau sebulan setengah saja untuk menghabiskan 1 Kg tersebut.“Sebelumnya mereka sudah membeli 1 Kg, dan sisanya tinggal 269,45 gram. Atau terjual 730,55 gram sudah terjual,” jelasnya.

Jika sabu 1 Kg berhasil mereka jual, maka mereka meraup keuntungan Rp400 juta. (*/LP)

Komentar