oleh

KPK Geledah DPRD Muara Enim, Amankan Berkas-berkas Penting

Silampari Online, 

MUARA ENIM – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Gedung DPRD Kabupaten Muara Enim. Penggeledahan yang dilakukan penyidik anti rasuah ini tindak lanjut penetapan 10 anggota dewan sebagai tersangka atas dugaan keterlibatan anggota DRPD Muara Enim dalam kasus proyek Dinas PUPR Muara Enim tahun 2019, yang sebelumnya menjerat Bupati dan Wakil Bupati serta Ketua DPRD Muara Enim dan Plt Dinas PUPR Muara Enim.

Tim penyidik KPK berjumlah 10 orang dibagi dua tim menggeledah ruang kerja Komisi I, II, III, dan IV, serta ruang rapat Banggar dan Banmus. Tim KPK tersebut tiba di gedung wakil rakyat menggunakan dua unit mobil, Toyota Kijang Innova Reborn BG 1513 U, BG 1253 N warna hitam, dan Kijang Innova Reborn BG 1054 RA warna Silver, Senin (27/9/2021) pukul 08.30 WIB.

Pantauan di lapangan, KPK menerjunkan 10 orang penyidik untuk masuk ke gedung DPRD Kabupaten Muara Enim yang berada di kawasan Islamic Center Kota Muara Enim. Mereka juga dikawal aparat Kepolisian Polres Muara Enim dipimpin Iptu Yeri Gunawan.

Kedatangan tim KPK diduga melakukan penggeledahan di gedung DPRD Muara Enim untuk mengamankan berkas-berkas penting para wakil rakyat yang terlibat.

Tampak penyidik KPK keluar masuk melakukan penggeledahan di ruang rapat Banggar dan Banmus serta ruang Komisi I, II, III, dan IV DPRD Kabupaten Muara Enim. Setelah 3,5 jam melakukan penggeledahan tepatnya pukul 12.00 WIB, 10 orang tim penyidik KPK keluar gedung DPRD langsung menuju mobil dan meninggalkan kerumunan awak media. (enimekpres.sumeks.co)

Komentar