oleh

Kemas Kebudayaan dan Adat Istiadat untuk Tarik Wisatawan

Silampari Online

MUSI RAWAS – Keberadaan kebudayaan dan adat istiadat harus dikemas sedemimkian rupa agar menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung. Sebab wisatawan tidak hanya melihat keindahan alam, tapi juga budaya, adat istiadat dan kuliner.

Kasi Kelestarian dan Pengembangan Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Mura, Emiliana mengungkapkan beberapa hari lalu pihaknya menghadiri rapat tekhnis dan koordinasi tentang kebudayaan dan pariwisata. Rapat tersebut berlangsung di Pagaralam.

“Jadi disana pembahasan tentang bagaimana tentang kemajuan kebudayaan dan bagaimana kemajuan kepariwisataan di Sumsel,” ungkapnya.

Kesimpulan yang didapat dari rapat tersebut, ia menyebut bagaimana kebudayaan di Sumsel dapat berkembang dan maju. Sebab kebudayaan merupakan suatu hal yang utama dan sangat penting untuk dapat dikembangkan dan juga diperkenalkan kepada seluruh masyarakat. Dan tidak hanya di Indonesia, tapi juga mancanegara.

“Jadi kebudayaan yang sudah kita majukan itu misalnya adat. Bagaimana adatnya. Sehingga orang tertarik untuk datang dan berkunjung ke suatu kabupaten,” ujarnya.

Kata Emiliana, bila sudah dikemas sedemikian rupa, maka diharapkan akan menjadi suatu daya tarik untuk orang bisa datang dan berkunjung atau wisatawan itu datang ke kabupaten Mura. “Jadi ada kemasan. Jadi tingkatka dulu mutu budaya, mutu adat istiadat, etika sopan santun masyarakat,” terangnya.

Bila kemasan tersebut sudah dibuat sedemikian rupa dengan baik, maka pariwisata akan terdorong dengan sendirinya apabila buadayanya sudah maju.

“Kalau orang berparwisata, orang jalan-jalan, itu pasti orang akan melihat yang pertama ditanya apa dan bagaimana budayanya. Tidak hanya melihat keindahan alamnya saja, tapi mereka akan melihat bagaimana budayanya, bagaimana adat, apa kulinernya. Disitu yang diutamakan harus maju dan harus hidup terlebih dahulu,” pungkasnya.(ans)

Komentar