oleh

Hut ke 20 Kabupaten Banyuasin gelar Upacara  

-Berita, daerah-37 Dibaca

BANYUASIN, – Dalam Rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Banyuasin ke-20 tahun, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar upacara di halaman Pemkab Banyuasin, Senin (11/4/2022).

 

Dalam amanatnya, bupati menyampaikan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuasin di tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 3,84 persen. Penyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar di Kabupaten Banyuasin adalah Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebesar 32,95 persen.

 

Pemkab Banyuasin sangat konsen dengan bidang pertanian. Meski ada kendala yang dihadapi, akan tetapi terus mencari solusi agar kendala yang dihadapi petani bisa terselesaikan.

 

Terlebih, Kabupaten Banyuasin sebagai daerah produsen komoditi strategis yaitu beras pada tahun 2021, mencatat dalam merealisasikan produksi gabah sebesar 887.256 ton atau setara 509.511 ton Beras.

 

Produksi padi sawah dan padi ladang di Kabupaten Banyuasin pada tahun 2021, mencapai 887.256 ton gabah yang dihasilkan dari 241.887 hektar luas panen. Dengan pencapaian ini, Kabupaten Banyuasin juga sebagai penyumbang Gabah di tingkat nasional.

 

Bupati Askolani sangat berkeyakinan, dengan upaya yang dilakukan baik dari pemerintah hingga petani bisa membawa Kabupaten Banyuasin menjadi penghasil pangan terbesar di Indonesia.

 

“Target tahun depan, bisa naik lagi sekarang peringkat empat bisa naik jadi nomor dua atau bahkan nomor satu. Harus yakin dengan usaha bisa tercapai, asal konsisten dilaksanakan,” katanya.

 

Tiga tahun lebih memimpin Kabupaten Banyuasin, Bupati Banyuasin H Askolani bersama Wakil Bupati H Slamet Somosentono yang mengusung Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik dan juga mensejahterakan masyarakat.

Dengan tujuh Program dan 12 gerakan yakni Gerakan Tanam Sayur (Gertas), Gerakan Pengembangan Tanaman Obat, Rempah dan Umbi (Gerbang Tobaru), Gerakan Memelihara Ternak Unggas (Gemar Tugas), Gerakan Pengembangan Perikanan Rakyat (Gerbang Perak), Kebun Buah (Pulawan Bueh), Gerakan Siswa Membaca dan Menulis (SiManis), Beragam Edukasi Gerakan Masyarakat Sadar Hidup Sehat (Begesah), Gerakan Pembangunan Keluarga Berencana (Gerbang Keren), Gerakan Gotong Royong (Gorong), Gerakan Menuntut Amal (Gema) dan Program Optimalisasi Rumah Masyarakat (Pro Rakyat) sejalan selaras untuk kesejahteraan masyarakat Banyuasin.

 

Ini terbukti, dengan dibangunnya infrastruktur yang bagus dan juga program bedah rumah serta program lainnya sudah menunjukan Banyuasin terus bangkit dan mensejahterakan rakyatnya.

 

Bukan itu saja, angka Kemiskinan Kabupaten Banyuasin Tahun 2021 menjadi 10.75% turun dari kondisi pada tahun 2020 yakni sebesar 11,17%. Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Banyuasin Tahun 2021 diangka 67,13% angka ini meningkat dari tahun 2020 sebesar 66,74%.

 

Bupati Banyuasin H Askolani mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas jasa dan pengabdian terbaik kepada Kabupaten Banyuasin yang sama-sama dicintai dan dibanggakan.

 

Selanjutnya, Askolani menyampaikan beberapa catatan penting, mengenai Kondisi Makro Pembangunan, Perkembangan Kualitas Kehidupan Sosial Kemasyarakatan serta Pencapaian-Pencapaian Pembangunan sampai dengan satu tahun terakhir.

[12/4 09.50] Eggy Shavutra: Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Banyuasin, Senin 11 April 2022 siang, terlihat Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Bupati Banyuasin H Askolani SH MH, Dandim dan Kapolres Banyuasin, Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan SH MH bersama wakil wakil ketua serta anggota DPRD Banyuasin. Kemudian hadir juga Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono SH, Sekda Banyuasin DR HM Senen Har serta pejabat dan undangan lainnya, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa tersebut.

 

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai Kabupaten Banyuasin. Sebab diusianya yang baru menginjak 20 tahun, Kabupaten Banyuasin telah mengalami perkembangan pesat di berbagai sektor mulai di sektor pertanian, hingga pembangunan infrastruktur

.

Menurut Herman Deru, perkembangan di Kabupaten Banyuasin tentu tak lepas dari kerjasama dengan semua pihak, termasuk antara eksekutif dan legislatif.

 

“Begitu banyak perkembangan yang sudah dibuat sehingga Banyuasin bisa menjadi seperti sekarang ini. Terwujudnya kemajuan di Banyuasin ini karena kerjasama yang berjalan baik,” kata Herman Deru ketika memberikan arahan pada Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT Kabupaten Banyuasin di ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin, Senin 11 April 2022 siang.

 

Dia menyebut, untuk membangun daerah seperti Kabupaten Banyuasin bukanlah hal yang mudah. Sebab, Banyuasin merupakan kabupaten yang memiliki dua daerah yakni daratan dan perairan.

 

Diketahui, pada momen HUT ke 20 Kabupaten Banyuasin tersebut Gubernur Herman Deru memmberikan sejumlah bantuan, salah satunya satu unit mobil ambulan untuk melengkapi fasilitas kesehatan di Kabupaten Banyuasin.

Pada kesempatan itu, Kabupaten Banyuasin juga melakukan kerjasama dengan berbagai Kabupaten lain baik yang ada di Sumsel maupun kabupaten di provinsi tetangga.

 

Tak sampai disitu, Kabupaten Banyuasin juga menerima penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindung Anak (PPPA) yang diserahkan langsung oleh Menteri PPPA RI Bintang Puspa Yoga serta penghargaan BKKBN RI yang diserahkan langsung oleh Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo.

 

Selanjutnya, usai mengikuti Paripurna Istimewa Bupati Inovatif tersebut berbuka puasa bersama masyarakat di Masjid Al Amir Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin, Pangkalan Balai.(Adv/ Diskomimfo BA)

Komentar