oleh

Harga Jual Naik, Petani Cabai Merah Untung

SILAMPARI online

LUBUKLINGGAU – Petani cabai merah besar di Kelurahan Eka Marga, Kecamatan Lubuklinggau Selatan 2 saat ini tengah panen. Panen kali ini membawa berkah bagi petani, dikarenakan harga jual cabai alami kenaikan.

Eko, petani cabai merah diwilayah itu mengaku 7.000 batang cabai umur 5 bulan yang ditanamnya dilahan setengah hektar sudah kali ke 14 panen. Pertiga hari panen rata-rata menghasilkan 6 pikul atau 600 kg. Omset persekali panen Rp15 juta.

“Ini dibeli langsung, dijual ke pasar Satelit. Orang yang jual di Satelit ngambil langsung disini,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini posisi harga cabai sedang naik dari yang tadinya Rp20 ribu perkilo menjadi Rp40 ribu perkilo. Kenaikan harga cabai tersebut sudah terjadi sejak dua hari terakhir.

“Yang jelas posisi sekarang diuntungkan dengan naiknya harga cabai,” ungkapnya.

Menurut Eko, harga cabai naik kemungkinan karena didaerah lain banyak yang gagal panen. Sehingga stok cabai berkurang.

Lebih lanjut, lahan cabai yang ditanamnya saat ini tadinya merupakan kolam ikan. Namun karena adanya rehabbilitasi perbaikan air irigasi, otomatis dialihkan dengan menanam cabai.

“Kalau harga cabai dengan kondisi sekarang, jelas menguntungkan tanam cabai,” timpalnya.

Ia juga menambahkan, musim panen kali ini banyak gangguan hama seperti ulet dan lalat buah. Sehingga penyemprotan harus rutin dilakukan. Kalau tidak rutin, hama akan merusak daun dan buah alami busuk.(ans)

Komentar