oleh

Gelapkan Buah Sawit Perusahaan, Ivan dan Amirin Ditangkap 

Silampari Online 

MURATARA- Satreskrim Polres Muratara meringkus dua tersangka kasus tindak pidana penggelapan buah kelapa sawit milik PT Agro Muara Rupit (AMR).

Kedua tersangka beralamat di Perumahan Karyawan PT AMR. Tersangka yakni Ivan Gozali (Dirver) dan Amirin (Helper).

Pada Selasa (10/5) sekitar pukul 19.30 WIB ditangkap tersangka Ivan Gozali saat berusaha melarikan diri di Jalan Lintas di Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara. Dan dihari yang sama sekitar pukul 20.00 WIB ditangkap tersangka Amirin.

“Satu orang lagi belum ditangkap, masih tahap lidik,”kata Kapolres Muratara, AKBP Ferly Rosa Putra melalui Kasi Humas, AKP Rahmad Kusnedy.

Tindak pidana penggelapan yang dilakukan tersangka terjadi Selasa (19/4) sekitar pukul 15.45 WIB di Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.

Saat itu pelaku Ivan Gozali yang merupakan karyawan PT AMR, bertugas sebagai sopir ditugaskan untuk membawa buah kelapa sawit hasil panen dari lokasi kebun PT AMR di Desa Jadi Mulya, Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara. Dibawa menuju pabrik pengolahan CPO PT Dendi Marker, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.

Pelaku Ivan Gozali pergi bersama pelaku Amirin (Helper). Akan tetapi pelaku tidak mengantar buah tersebut ke pabrik PT Dendi Marker. Diitengah perjalanan sekitar pukul 19.00 WIB tepatnya di Desa Bingin Rupit, pelaku sudah ditunggu oleh Yudi (belum ditangkap).

Dan menurunkan buah kelapa sawit di halaman rumah Yudi di Desa Bingin Rupit. Lalu pelaku menyerahkan tugas kepada Yudi untuk menjual buah sawit tersebut. Dan pelaku mendapat bantuan dari oknum karyawan PT Dendi Marker yakni Yadi dan Wadi untuk membuat nota timbang seolah-olah buah tersebut sudah diantarkan ke Pabrik PT Dendi Marker.

“Setelah buah tersebut dijual dan didapati berat keseluruhan buah sekitar 5 ton dan mendapat hasil Rp14.000.000,” ungkapnya.

Lalu buah tersebut dibagi-bagi kepada seluruh rekan-rekan pelaku yang turut membantu dalam tindak pidana penggelapan buah yang dilakukan pelaku.(ans)

Komentar