oleh

Gegara Tiktok, Tiga SMA di Lubuklinggau Nyaris Bentrok

 

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Hati-hati bila memanfaatkan konten yang ada di media sosial (Medsos). Gunakanlah untuk hal yang positif dan dipakai dengan bijak. Sebab bila digunakan dengan tidak bijak, maka akan menimbulkan ketersinggungan bahkan timbul kegaduhan.

Seperti yang terjadi pada Kamis pagi (25/11). Sejumlah oknum pelajar dari tiga sekolah di Kota Lubuklinggau nyaris bentrok. Pemicunya gara-gara konten Tiktok. Diduga sejumlah pelajar SMAN 3 dan SMAN 4 Lubuklinggau tersinggung dengan konten Tiktok yang dibuat oleh oknum pelajar SMAN 2 Lubuklinggau.

Merasa tersinggung, sejumlah pelajar yang diduga dari SMAN 3 dan SMAN 4 Lubuklinggau mengepung SMAN 2 Lubuklinggau yang beralamat di Jl Mayor Toha, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Pelajar SMAN 2 tidak bisa keluar area sekolah. Untungnya anggota Polisi dari Polres Lubuklinggau cepat datang ke lokasi dan membubarkan siswa yang melakukan pengepungan.

Selain itu, Polisi juga mengamankan empat oknum siswa SMAN 2 Lubuklinggau yang diduga sebagai pembuat konten Tiktok. Mereka kemudian dibawa ke Polsek Lubuklinggau Timur. Selanjutnya dilakukan pertemuan antar pihak sekolah, dimediasi Polres Lubuklinggau dan Polsek Lubuklinggau Timur.

Anggota gabungan Polres Lubuklinggau dan Polsek Lubuklinggau Timur juga mengamankan sedikitnya 12 orang terkait pengepungan SMAN 2 Lubuklinggau.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono melalui Kasat Sabhara, AKP Luhut Situmorang menjelaskan setelah adanya laporan peristiwa pengepungan tersebut pihaknya langsung ke lokasi. “Pelajar yang mengepung kami bubarkan dan beberapa diamankan. Sementara empat pelajar yang juga diduga membuat konten Tiktok kami amankan,” jelasnya.

Kemudian para guru dan orang tua pelajar tersebut dipanggil. Selanjutnya dilakukan mediasi agar adanya kesepakatan dan diharapkan supaya tidak melebar. “Sekarang sedang kami bahas, bagaimana yang terbaik agar tidak meluas,” ujarnya.

Sementara itu empat pelajar SMAN 2 Lubuklinggau yang diduga pembuatb konten Tiktok telah meminta maaf. Permintaan maaf itu dilakukan setelah mereka diamankan di Polsek Lubuklinggau Timur.

“Kami berempat pelajar SMAN 2 Lubuklinggau memohon maaf atas konten Tiktok yang kami buat. Dengan ini dan dengan kerendahan hati, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata mereka dalam video yang dibuat di Polsek Lubuklinggau Timur.

“Kepada teman-teman SMAN 1, SMAN 3, SMA 4, SMK dan MA yang ada Kota Lubuklinggau, sekali lagi kami mohon maaf,” kata mereka.

Sedangkan Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP M Nasir menjelaskan pihaknya sudah melakukan mediasi antara pihak sekolah. “Kepala Sekolah, guru, orang tua dan siswa bersangkutan sudah kami pertemukan. Sepakat dibuat video untuk permintaan maaf untuk meredam,” jelasnya.

Kemudian pelajar yang diamankan karena diduga terlibat pengepungan telah diberikan pengarahan dan orang tuanya dipanggil.(ans/sumeks.co)

Komentar