oleh

Epi: Mari Berjabat Tangan Dibawah Payung IKM

-Utama-57 Dibaca

TEKS FOTO : 1. Ketua Tim Pemersatu Kelompok Minang, Epi Samsul Komar

Silampari Online

LUBUKLINGGAU – Menyikapi kisruh IKM (Ikatan Keluarga Minang) Lubuklinggau yang tiada kunjung bersatu, setelah jalan penyatuan satu IKM yang di inisiasi oleh kelompok-kelompok minang masih menemui jalan buntu.

Tatkala suara bulat yang diharapkan, justru masih ada versi IKM yang ingin tetap eksis dan berjalan sendiri. Seperti diketahui, IKM Versi Elven dan IKM Versi Sulfi Hendra sepakat untuk menyatu.

 

Hal itu disepakati pada pertemuan dengan pengurus IKM kedua versi dan kelompok-kelompok minang di gedung bundo kanduang beberapa hari lalu.

TEKS FOTO: Delapan ketua kelompok dari 13 kelompok yang berada didalam payung IKM foto bersama dengan Sutan Rajo Rang Kayo Muda H SN Prana Putra Sohe selaku ninik mamak orang minang.

Kepada awak media, Azizil Fikri Juru bicara 8 Kelompok Minang setelah melakukan rapat di Nasi Goreng Jam Gadang, Kelurahan Taba Jemekeh Senin (7/3) mengutarakan keinginan pihaknya menyatu disepakati pasca menggelar rapat di gedung bundo kandung.

Dilanjutkan, pertemuan pengurus IKM dari versi Elven dan Sulfi Hendra dengan Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe pada Rabu (2/3). Kemudian esoknya pada Kamis (3/3) pertemuan dilanjutkan dengan pertemuan seluruh kelompok minang. Tetapi yang hadir ada 8 kelompok minang dari 13 kelompok yang ada.

 

Dalam pertemuan tersebut Walikota Lubuklinggau mengungkapkan kekecewaannya. Sehingga Walikota menyatakan andaipun ada pelantikan IKM sebelum ada penyatuan, dirinya tidak akan menghadiri dan melantik IKM tersebut.

 

Sementara itu Ketua Tim Pemersatu Kelompok Minang, Epi Samsul Komar mengatakan dirinya menyayangkan dan menyesalkan beberapa kelompok minang yang tak menggubris undangan Walikota Lubuklinggau selaku ninik mamak untuk bermusyawarah. Sehingga mereka tidak memikirkan kepentingan yang lebih besar dan hanya mementingkan kelompoknya saja.

“Buanglah jauh sifat ego mari kita berjabatan tangan dibawah payung IKM ikatan keluarga minang Kota Lubuklinggau,” tutupnya.(fhy/rls)

Komentar