oleh

Dua Rumah SAD Bakal “Dibedah”

Silampari Online 

MUSI RAWAS- Eko Riyadi dan Waras Santoso, warga Suku Anak Dalam (SAD), di Desa Q1 Tambah Asri, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas (Mura), bakal mendapat rumah baru. Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), rumah mereka akan dibedah.

Kegiatan ini merupakan kerja sama Kodim 0406/Lubuklinggau dengan Dinas Perkim Kabupaten Mura. Material seperti pasir, batu bata, besi behel hingga semen sudah ada di lokasi.

Kondisi rumah milik Eko dan Waras,  sangat memprihatinkan. Ukurannya hanya dua meter kali tiga meter. Beratap dan dinding terbuat dari terpal seadanya. Tidak semua berdiding. Lantainya terbuat dari bilah bambu dan papan, tingginya hanya sejenkal dari tanah.

Saat Sumeks.co berkunjung, Selasa (31/8/2021) tuan rumah sedang tidak di tempat. Eko Riyadi sedang ke rumah orang tuanya di Desa Ketuan. Sementara Waras ke Sumber Harta, dalam rangka mencari nafkah memulung.

Baca juga; Mendagri Tegur Walikota dan Bupati

Sekretaris Desa (Sekdes) Q1 Tambah Asri, Suyono mengatakan total ada tiga kepala (KK) yang menerima program beda rumah, hanya saja satu KK bukan warga SAD.

“Total ada 19 KK atau sekitar 57 jiwa masyarakat Tambah Asri yang merupakan SAD. Mereka selama ini sudah banyak menerima bantuan, baik berupa PKH, BLT-DD dan sebagainya. Mereka dengan masyarakat setempat sudah berbaur dan rukun,” kata Suyono.

Baca lainnya; Musi Rawas Zona Orange Covid-19 

Warga SAD, lanjutnya, juga sudah taat administrasi, memiliki KTP dan KK. Bahkan jika mau bepergian jauh, misalnya ke Palembang, ke Bengkulu, mereka minta surat jalan dari pemerintah desa.

“Warga SAD di Tambah Asri juga aktif dalam masyarakat, diundang hajatan mereka hadir, yang balita sudah ikut posyandu. Namun memang warga SAD ini masih berpindah-pindah mencari nafkah,” kata Suyono.

Di Tambah Asri, ada  pedamping SAD. Yakni Supiyono Putro. Keterunan SAD, namun sudah maju, sudah sekolah lulus SMA. (Sumeks.co)

Komentar