oleh

Dua Pelaku Penodongan di Muratara, Nyaris Tewas Dimassa

Silampari Online

MURATARA- Dua pelaku penodongan di jalan lintas Kecamatan Rawas Ulu, Ulu Rawas, persisnya di Desa Muara Kulam, nyaris tewas di hakimi warga. Kejadian itu buntut kemarahan warga yang resah akibat maraknya aksi penodongan dan pembegalan di sepanjang jalan poros lintas kecamatan itu.

Informasi dihimpun, Selasa (20/7/2021),Sekitar Pukul  16.30 Wib, korban Fauzi (21), Sukron (22), serta dua teman perempuannya, Yola dan Reza, warga Dusun Sendawar, Kelurahan Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Muratara, usai jalan jalan dan hendak pulang.

Dalam perjalanan menuju Dusun Sendawar, di salah satu jembatan, tiba-tiba ada dua orang menghadang  menggunakan senjata api dan pisau.

”Pelaku lansung mengancam. Kemudia saya tanya ke Reza (rekannya, red) apa kamu kenal, katanya tidak. Makanya kami turun motor melawan pelaku,”cerita Sukron.

Sukron bersama Fauzi lalu berhadapan dengan pelaku. Sementara Yola dan Reza mengamankan kunci motor, serta diam-diam membuang kunci motor milik pelaku, ke semak-semak.

“Kami kalah, karena mereka pakai senjata, Fauzi kena tikam punggung, saya kena pukul batu bagian kepala,”terangnya.

Kedua pelaku sempat meminta hanphone, kemudian diberikan oleh korban.

“Lalu pelaku lari, ketika mau membawa motor, tidak ada kunci, akhirnya pelaku mendorong motornya sendiri. Nah kami sama Fauzi lalu menuju ke pekampungan jalan pintas, melapor ke warga lain,”ceritanya.

Pelaku dikejar dan ditanggkap warga, dan langsung dimassa. Setelah itu dua pelaku diamankan di rumah Lurah Muara Kulam, sampai anggota Polres Muratara tiba menjemput dua pelaku.

Sementara itu, Camat Ulu Rawas, Muhktaridi saat dikonfirmasi menjelaskan saat insiden itu berlagsung dia langsung meminta perangkat Desa dan Lurah Muara Kulam, mengamankan pelaku untuk sementara waktu. Sehingga tidak terjadi aksi yang tidak diinginkan mengingat masyarakat yang marah semakin banyak.

“Jadi semalam kita amankan dulu di rumah pak Lurah, kami tegaskan ke masyarakat pelaku jangan dibunuh atau di niaya lagi, karena kami akan menyerahkanya ke pihak kepolisian,”tutur Camat.

Menurutnya, jika tidak diambil tindakan cepat, kedua pelaku pasti sudah tewas di masa masyarakat. Mengingat warga sudah sangat kesal dengan maraknya aksi penodongan dan pembegalan.

“Kami minta pihak kepolisian memberikan prihatian khusus untuk keamanan warga Ulu Rawas. Setidaknya ada mobil patroli yang bisa melakukan pemantauan di sepanjang jalan poros kecamatan,”ungkapnya.

Sedangkan, KKapolres Kabupaten Muratara, AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasat Reskrim Polres Muratara, AKP Dedi Rahmad Hidayat membenarkan jika pihaknya sudah mengamankan dua pelaku penodongan yang diamuk warga di Desa Muara Kulam.

Identitas pelaku diketahui sebagai Roki dan Dani keduanya merupakan warga Desa Pulau Kidak, kecamatan Ulu Rawas, Muratara. Mereka dijemput tim beruang di pimpin kanit Pidum Polres Muratara Iptu Dimas usai di hakimi warga, Sekitar Pukul 21.00 Wib. Namun saat hendak dibawa ke Polres sempat kembali terjadi keributan, akibat warga yang masih kesal, ingin kembali menghajar pelaku.

“Iya kita amankan semalam dan sudah dibawa ke Polres untuk di proses. Untuk saat ini kami masih melakukan pemeriksaan. Untuk informasi lebih lajut akan kami kabari setelah melakukan pemeriksaan,”pungkasnya. (Sumeks.co)