oleh

Diduga Cemburu, Kris Siram Tri dengan Air Keras

BANYUASIN – Diduga cemburu, Kris Purwanto (21), warga Desa Rimba Terab, Kecamatan Suak Tapeh, Banyuasin nekat menyiram air keras ke Tri Arif Wahyudi (23), warga Jl Merdeka, Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin.
Peristiwa ini terjadi Kamis (22/7) sekitar pukul 13.30 WIB lalu di Jl Rimba Terab, Kecamatan Suak Tapeh. Namun berkat kesigapan tim puma satreskrim Polres Banyuasin kedua pelaku berhasil dibekuk di kediaman masing – masing.
Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi Sik mengatakan, kejadian penyiraman air keras ini berawal saat pelaku utama yaitu Kris  membonceng pelaku lainnya yaitu Dera Asena (16), warga Suak Tapeh menggunakan sepeda motor CB 150R.
“Saat itu pelaku melihat korban melintas di Jl Rimba Terab, ” ujarnya melalui Kasatreskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang Ade Putra SIK didampingi Kanit Pidum IPDA Candra, Jumat (30/7).
Tersangka Kris bersama Dera Asena mencoba mengikuti sambil membawa air keras yang telah disiapkan. Lalu Kris menyiram air keras kepada korban.
Namun siraman air keras, hanya mengenai bagian leher hingga ke bahu sebelah kanan, kemudian korban mencoba mengejar kedua pelaku. “Tapi berhasil kabur,” ucapnya.
Korban melaporkan kejadian ini ke polres Banyuasin usai menjalani pengobatan di rumah sakit. Oleh Tim Puma Satreskrim, Polres Banyuasin ditindaklanjuti dengan menangkap pelaku Kris pada Selasa (27/7) sekitar pukul 23.30 WIB di sebuah pondok di depan rumah pelaku. “Selang 15 menit, pelaku Dera juga ikut diamankan, ” tegasnya.
Peranan pelaku Dera sendiri cukup besar, yaitu sejak awal mendampingi pelaku Kris membeli air keras, membawa air keras sampai kejadian. “Turut berperan dalam kejadian itu, ” tukasnya.
Selanjutnya kedua pelaku langsung dibawa ke Polres Banyuasin untuk dilakukan pemeriksaan, atas perbuatannya keduanya akan dikenakan pasal 353 atau 355 KUHP.
Di hadapan polisi, tersangka Kris mengatakan kalau aksinya itu dilakukan karena ia cemburu dengan aksi korban yang telah mendekat perempuan yang disukainya.
“Aku cemburu Pak, karena dio dekati cewek yang aku senangi. Hingga akhirnya terbesit aksi itu. Tapi saya menyesal Pak,” katanya. (*)