oleh

Bukan Ditangguhkan, Tapi Tahanan Kota

Silampari Online

EMPAT LAWANG – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Empat Lawang, Sigit Prabow SH menyebut, dua tersangka kasus pelanggaran pidana yang masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Kabupaten Empat Lawang, bukan ditangguhkan penahanannya oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang.

Kedua pelajar itu kata Sigit, dilakukan pengalihan penahanan menjadi tahanan kota oleh Kejari Empat Lawang.

Saat dihubungi wartawan, Sigit Prabowo menjelaskan, untuk jenis tahanan kota perhitungannya yakni lima hari tahanan kota sama dengan 1 hari tahanan rumah tahanan (rutan).

“Bukan ditangguhkan tetapi dialihkan menjadi jenis tahanan kota yang perhitungannya lima hari tahanan kota sama dengan satu hari tahanan rutan dan yang bersangkutan wajib lapor seminggu sekali,” kata Sigit.

Dua tersangka kasus pelanggaran pidana yang masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Kabupaten Empat Lawang, ditangguhkan penahanannya oleh Kejaksaan Neger (Kejari) Empat Lawang.

Diberitakan sebelumnya, dua pelajar berinisial M dan N tersebut, merupakan siswa kelas X dan XII di salah satu sekolah tingkat atas di Empat Lawang.

Keduanya merupakan tersangka pelanggaran pidana karena kedapatan membawa senjata tajam oleh aparat kepolisian dan sempat mejalani masa penahanan olah aparat penyidik Polres Empat Lawang, selama kurang lebih dua bulan, sebelum akhirnya kasus yang menjerat kedua pelajar itu, dilimpahkan ke Kejari Empat Lawang.

Kasi Pidum Kejari Empat Lawang, Andriyanto SH menjelaskan, Kejari Empat Lawang melakukan penahanan kota terhadap kedua pelajar itu agar keduanya dapat mengikuti pelajaran di sekolah.

“Mengingat anak-anak tersebut masih bersekolah dan pada Senin nanti akan menghadapi ujian maka kami tidak menahan pelaku dengan kata lain dilakukan tahanan kota,” jelas Andriyanto. (frz)

Foto : Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Empat Lawang, Sigit Prabow SH

Komentar