oleh

Bujuk Rayu, Pelajar Disetubuhi Pacar Hingga Dua Kali

Silampari Online,

MURATARA-Dengan bujuk rayu dan janji akan bertanggung jawab, PR (15) rela disetubuhi sang pacar sebanyak dua kali. Pacar korban warga Lubuk Rumbai Baru, Muratara bernisial SE.

Peristiwa perbuatan cabul itu terungkap, setelah orang tua korban SB, warga Rupit melaporkan ke Polres Muratara.
“Minggu,  27 Juni 2021 sekira Pukul 17.00 wib telah diterima laporan polisi oleh  unit reskrim Polres Muratara yang tentang adanya dugaan
tindak pidana persetubuhan dan atau perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur,” kata Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto didampingi Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmat Hidayat, Kamis (1/7/2021).

Lanjut Kasat, Senin 19 April 2021 sekira jam 19.30 wib di gedung bekas terbakar lantai III Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit Kab Muratara. Dengan cara pelaku yg merupakan pacar korban mengajak korban untuk melakukan persetubuhan dan atau perbuatan cabul dengan memakai bujuk rayu dan janji akan bertanggung jawab untk menikahi korban. Kerena bujuk rayu pelaku tersebut korban pun menuruti kemauan pelaku dan melakukan nya sebanyak dua kali. Dua kali di Taman Silampari Lawang Agung pukul 21.00 wib
dan di Gedung Kosong bekas terbakar lantai 3 desa Lawang Agung.

” Orang tua korban merasa tidak senang setelah mengetahui hal tersebut dan melaporkan nya ke Polres Muratara untuk menuntut perbuatan pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut korban sempat mengalami rasa sakit dan nyeri pada vagina nya. Serta merasa malu dan trauma dgn peristiwa tersebut.
“Tersangka akan diancam
Pasal 82 jo Pasal 76E dan atau Pasal 81 jo Pasal 76D. UU RI NO 35 Tahun 2014. Tentang perlindungan anak. Diancam pidana 15,” pungkasnya.

Dijelaskan kasat, Rabu, 30 Juni 2021 pukul 15.30 wib, anggota opsnal tim beruang sat reskrim Polres Muratara mendapatkan ciri ciri pelaku (foto pelaku) dari keluarga korban, pada saat melintasi jalinsum tepatnya desa Karang Anyar pelaku sedang berjalan kearah polres muratara, setelah dihampiri anggota dan ditanya ttg identitas nya pelaku mengaku bernama SE, dan ditanyakan kembali oleh anggota mau kemana dan sedang apa, dijawab oleh pelaku bahwa mau ke Polres Muratara dan mau menanyakan laporan apakah benar ada laporan pemerkosaan, setelah dilakukan interogasi singkat bhw benar tsk SARI ERANDI adalah pelaku bujuk rayu melakukan persetubuhan anak dibawah umur maka anggota langsung mengamankan dan membawa pelaku ke polres Muratara.

“Atas pengakuan pelaku dirinya merasa tidak tenang di rumah dan diberitahu oleh keluarganya bahwa dia telah dilaporkan ke Polres Muratara dan berniat untuk mendatangi Polres Muratara, namun saat dijalan pelaku berpapasan dengan tim beruang satreskrim polres muratara, dan langsung ditangkap sesuai laporan polisi yang telah diterima oleh pihak polres Muratara. (Fendi)