oleh

BPJAMSOSTEK Teken MoU Bersama Pemkab Empat Lawang

EMPAT LAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, bersama BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menandatangani kesepakatan bersama, terkait kepesertaan pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam lingkungan kerja Pemkab Empat Lawang.

Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Pj Sekda Empat Lawang, H Indera Supawi bersama Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Muara Enim, Ruszian Dedy didampingi Kepala Kantor Pelayanan BPJAMSOSTEK Lubuk Linggau, Faizal Yamani disaksikan Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad.

Penandatangan surat kesepakatan di ruang rapat MADANI Pemkab Empat Lawang itu juga disaksikan Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Kabupaten Empat Lawang, Muhibudin SE beserta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), staf khusus, staf ahli dan sejumlah assiten dalam lingkungan Kerja Pemkab Empat Lawang.

Dalam sambutannya, Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Muara Enim, Ruszian Dedy mengatakan, sebagai seorang pekerja, ada risiko yang melekat dalam dalam bekerja. Ketika risiko ini terjadi, ada gangguan ekonomi yang akan dialami seorang pekerja.

Diapun memaparkan, risiko pertama adalah potensi kecelakaan kerja dan waktu dalam perawatan ada risiko yang menyebabkan sesorang tidak lagi bisa aktif melakasanakan pekerjaan. Kemudian ada risiko kematian.

“Kita dalam bekerja ada resiko yang melekat dalam aktivitas kita, ketika resiko itu terjadi ada gangguan ekonomi yang terjadi, seperti kecelakaan itu memerlukan biaya pengobatan, yang kedua resiko meninggal dimana kita Jadi tulang punggung keluarga, resiko tua tentunya tidak seperti waktu muda penghasilan beda. Dan resiko sakit ada biyaya yang harus dikeluarkan, tentu ini akan mengganggu ekonomi,” urai Ruzian.

Resiko inilah lanjut Ruzian, yang menggangu para pekerja khusunya yang non ASN. Jika ada BPJAMSOSTEK maka resiko tersebut akan dialihkan ke BPJAMSOSTEK.

“Sebagai bagian dari pemerintah kami berkomitmen semaksimal mungkin, sehingga pelayan kepada masyarakat akan optimal,” ujarnya.

Program ini dijelaskan Ruzian, merupakan terobosan sebagai bagian dari program Nasional. Mudah-mudahan ini dapat meningkatkan produktifitas pekerja, meningkatkan kesejahteraan keluarga dan meningkatkan roda perekonomian.

Sementara, Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengungkapkan, untuk tahun ini Pemkab Empat Lawang sudah menganggarkan untuk pekerja non ASN di Kabupaten Empat Lawang.

“Kita juga menganggarkan untuk perangkat desa sumbernya dari ADD dan ini sangat bermanfaat bagi daerah kita, karena pemerintah harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tandasnya.

Diketahui, dalam kegiatan itu, tidak hanya penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Empat Lawang dengan BPJAMSOSTEK. Namun juga penyampaian penghargaan dari BPJAMSOSTEK kepada Bupati Empat Lawang, karena telah diangggap telah peduli dengan pegawai non ASN. (adv)

 

Komentar