oleh

Bisnis Apotek Naik 40 Persen

SILAMPARI ONLINE,

EMPAT LAWANG – Jumlah pemilik izin usaha aptek di Kabupaten Empat Lawang, bertambah dari sebelumnya tahun 2020 hanya 6 pemilik izin usaha, menjadi 10 pemilik izin usaha, pada tahun 2021 ini. Dalam artian, ada kenaikan persentase jumlah apotek di Kabupaten Empat Lawang, sebanyak 40 persen dari tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Empat Lawang, M Mursadi mengatakan, kenaikan jumlah apotek, terjadi tidak merata di wilayah Kabupaten Empat Lawang, kenaikan jumlah apotek hanya terjadi di Tebing Tinggi, tidak terjadi di kecamatan lain di ‘Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati’.

“Di Kecamatan Pendopo misalnya, hingga saat ini baru satu apotek, tidak ada penambahan, yang bertambah itu di Tebing Tinggi saja,” ungkap M Mursadi, Selasa (5/10).

Dikatakannya, hingga saat ini, masih sangat terbuka luas peluang usaha apotek, terutama di luar wilayah Kecamatan Tebing Tinggi, lantaran sebaran apotek di kabupaten ini tidak merata. “Dari 10 apotek, 9 diantaranya ada di Tebing Tinggi, satunya di Pendopo. Untuk kecamatan lain itu belum ada, padahal cukup berpeluang maju jika ada,” bebernya.

Misalnya sambung dia, di wilayah Padang Tepong Kecamatan Uu Musi dan Muara Pinang Kecamatan Muara Pinang, kedua wilayah itu sudah cukup ramai, namun hingga saat ini belum ada usaha apotek di sana. “Jika ada, tentu peluang untuk berkembang cukup besar, karena memang belum ada apotek di sana,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya mendorong pelaku usaha untuk membuka apotek di wilayah itu, karena memang peluang usahanya cukup besar. “Kita sudah dorong beberapa pengusaha yang punya apotek, kita dorong buka di Ulu Musi, Muara Pinang, dan Pendopo,” akunya.

Seperti diketahui sambung dia, peluang usaha bidang kesehatan, cukup menjanjikan apalagi pada masa pandemi saat ini. Rata-rata, aset pemilik usaha bidang kesehatan seperti rumah sakit, apotek dan klinik kesehatan, naik signifikan karena memang kebutuhan akan kesehatan pada saat ini, sedang ‘naik daun’. (frz)

 

Komentar