oleh

Berdoa Agar Dijauhkan dari Covid-19, Masyarakat Desa Batu Gajah Melakukan Sedekah Ramo

MURATARA – Masyarakat Desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara menggelar sedekah ramo (sedekah bumi) di bantaran sungai Rupit. Selain untuk melestarikan tradisi, sedekah tersebut bertujuan agar masyarakat dijauhkan dari bahaya, Jumat (30/7).

Siti Zainab, salah satu warga mengatakan, sedekah ramo tersebut diadakan untuk berdoa bersama. Karena saat ini cukup banyak warga Desa Batu Gajah yang mengalami sakit, bahkan sudah delapan orang meninggal dunia.

“Sedekah ramo itu merupakan sedekah yang dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat Desa Batu Gajah di bantaran sungai Rupit. Ini kita lakukan karena saat ini banyak warga yang mengalami sakit, bahkan sudah delapan orang yang meninggal,” jelasnya.

Ia mengatakan, sedekah ramo merupakan tradisi peninggalan dari nenek moyang masyarakat Desa Batu Gajah. Tradisi tersebut secara rutin diadakan sebanyak satu kali dalam satu tahun agar tetap lestari.

“Sedekah tersebut sudah menjadi tradisi kami sejak dahulu dan memang rutin dilakukan sekali dalam satu tahun. Sekarang masa pandemi covid-19, jadi kami berdoa bersama agar wabah tersebut segera hilang,” tuturnya.

Sementara itu, Zaini salah satu warga lainya menyampaikan, setelah melakukan tradisi sedekah ramo, masyarakat dilarang untuk melakukan aktivitas berlebihan seperti mencari ikan di sungai Rupit.

“Setelah sedekah, ada beberapa larangan yang harus dipatuhi oleh masyarakat seperti dilarang menjala ikan, memancing dan menghidupkan mesin perahu selama 3 hari. Kalau mandi dan mencuci pakaian itu diperbolehkan,” katanya.

Dirinya berharap setelah dilakukan doa bersama oleh masyarakat Desa Batu Gajah, seluruh masyarakat dapat dijauhkan dari penyakit dan semua musibah.(*)