oleh

Beraksi di Lubuklinggau, Jambret Asal Palak Curup Tewas Dimassa

Silampari Online 

LUBUKLINGGAU- Ferizon (23), warga Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, Provinsi Bengkulu, tewas dimassa pada Ahad (4/7/2021), Sekitar Pukul 22:30 Wib. Dia diamuk massa usai menjambret di Jl Jendral Sudirman, Kelurahan Pasar Setelit, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau.

Kronologisnya, korban Ibrohim (17), warga Jl Bukit Jaba, RT.05, Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, bersama temannya Saiful, mengendari sepeda motor, untuk membeli nasi goreng temannya.

Tiba di lapak nasi goreng di Jl Jendral Sudirman, korban mem-foto lapak nasi goreng. Saat itulah datang dua pelaku, yakni Ferizon bersama temannya, Andri Subrata (25), warga Dusun Talang Gunung, Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Kedua pelaku menggunakan sepada motor Yamaha Xride dari arah belakang, langsung mencopet hanphone (Hp) korban. Kemudian kedua pelaku kabur. Namun dikejar korban, hingga di Jl Waringin, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, korban berhasil menabrak motor pelaku.

Pelaku terjatu, kemudian korban berteriak “jambret jambret”. Saat itu pula korban mencekik leher pelaku Ferizon. Karena mendapat perlawanan dari korban, pelaku Ferizon mengeluarkan senjata tajam jenis pisau. Lalu berusaha melarikan diri dengan mengendarai sepeda motornya. Melihat kejadian itu, warga sekitat mendekat.

Warga pun melempari kedua pelaku yang berusaha melarikan diri sehingga sepeda motor yang dikendarai kedua pelaku oleng dan terjatuh. Warga langsung memukul pelaku Ferizon. Ferizon yang babak belur diamankan warga. Sementara pelaku Andri sempat kabur. Lalu warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Lubuklinggau Utara.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono, melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Sudarno menjelaskan begitu menerima laporan, Anggota Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara, bersama anggota Piket SPK lansung meluncur ke TKP dan mengamankan pelaku Ferizon yang diamuk massa.

Kemudian anggota dan warga melakukan pengejaran terhadap pelaku Andri. Tak jauh dari lokasi Andri ditemukan. Sontak warga yang ikut mengejar sekitar 100 orang itu kesal. Lalu pelaku Andri kembali diamuk massa.

Untungnya ada petugas yang mengamankan kedua pelaku yang kritis. Keduanya oleh petugas dibawa ke RSUD Petanang.

“Namun pelaku Ferizon, diduga sudah tak bernafas saat di perjalanan ke rumah sakit. Setelah mendapat perawatan oleh petugas kesehatan, Ferizon dinyatakan tewas, jenazahnya dititipkan di RSUD Petanang.  Sementara pelaku Andri selamat dan diamankan di Mapolsek Lubuklinggau Utara,” jelas Kapolsek.(Sumeks.co)