oleh

Bahas Persoalan Kemanan dan Penertiban Miras

EMPAT LAWANG – Sebanyak 16 Kepala Desa (Kades) dan tiga Lurah di wilayah Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang menggelar rapat bersama Polsek Pendopo dan Koramil 405-05 Pendopo, Rabu (30/3). Rapat membahas persoalan keamanan dan penertiban pedagang minuman keras (miras ) dan pemberantasan kejahatan Narkoba di wilayah tersebut.

 

Kapolsek Pendopo, AKP Rudin Suprianto mengatakan, untuk menjaga kondusifitas di wilayah hukum Polsek Pendpo diperlukan keterlibatan banyak. Mulai Kades, Lurah hingga ke tingkat paling bawah yakni Kepala Dusun (Kadus), RT dan RW. Bahkan tokoh masyarakat juga harus ikut andil dalam memeranggi kejahatan terutama kejahatan Narkoba.

“Karena Narkoba adalah pembunuh berdarah dingin,” kata Rudin.

Ia meminta agar semua semua pihak tanpa terkecuali, dari pejabat maupun non pejabat harus kompak dan bersatu. “Karena terciptanya aman dan kedamaian memberantas kejahatan tidak akan perna bisa terlaksana tanpa peran serta kita semua,” ucapnya

Selaku Kapolsek yang diamanatan menjaga dua wilayah kecamatan yakni Kecamatan Pendopo dan Pendopo Barat, kerjasama pemerintah desa untuk peran aktif semua lapisan masyarakat dalam pemberantasan narkoba, miras dan penyakit masyarakat (pekat) mutlak diperlukan.

“Kita akan melakukan razia miras di berbagai tempat-tempat hiburan/pesta pernikahan bahkan di warung-warung yang disinyalir menyimpan dan menjual miras tersebut,” ungkapnya.

Rudin mengaku sudah mengatongi daftar lokasi mana saja yang diduga ada penyimpanan miras. Sebagaimana diketahui, Polsek Pendopo pernah menyita 600 botol miras dari lokasi-lokasi yang ada di berbagai desa/kelurahan dalam wilayah Kecamatan Pendopo.

“Yang pernah kita sita itu, ternyata banyak miras oplosan. Jadi kita tidak heran banyak yang konsumsi miras oplosan ini mengalami gagal jantung terus mati atau cepat naik tensinya,” bebernya. (frz)

Komentar