oleh

Astaga! Staf Kelurahan Ini Nyambi Jual Ganja

hariansilamapri.sumeks.co – VI alias Ir (35), seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kelurahan Gajah Mada Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang ditangkap Tim Kalong karena diduga menjadi pengedar narkoba jenis ganja.

Dia ditangkap bersama dua tersangka lainnya yakni DG alias Gi (23) warga Jalan Salak 3 RT 002 RW 001 Kelurahan Keramat dan RP alias Acai (27) warga Jalan Air Nangka 2 RT 001 RW 001 Kelurahan Keramat, yang merupakan pengedar dan pemakai.

Kasat Resnarkoba Polres Pangkalpinang, Iptu Astrian Tomi mengungkapkan, ketiga tersangka diciduk Tim Kalong secara terpisah pada Selasa (14/9) sekira pukul 20.15 WIB.

Awalnya, kata Astrian Tomi, pihaknya terlebih dahulu mengamankan dua tersangka yakni DG dan VI yang sedang nongkrong di outlet kopi di kawasan Jalan Padat Karya RT 005 RW 002 Kelurahan Pintu air Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka DG, ditemukan barang bukti berupa ganja yang dibungkus dua lembar kertas yang temukan di dalam tas warna cokelat. Kemudian tim juga menemukan ganja lainnya yang dibungkus satu lembar kertas dikantong celana sebelah kanan tersangka.

Tak cuma itu, ditemukan juga ganja yang terdapat dalam kotak jam merk smart watch warna putih yang dibawa tersangka DG. “Saat kita tanya dari mana mendapatkan ganja, DG langsung menjawab dari bandar VI yang seorang ASN ini,” ungkap Astrian Tomi kepada Babel Pos, Rabu (15/9).

Mendapatkan keterangan itu, kata Astrian Tomi, Tim Kalong langsung melakukan penggeledahan di kediaman VI yang berada di Jalan Usada RT 003 RW 001 Kelurahan Keramat. Alhasil, ditemukan barang bukti ganja sebanyak lima linting sisa pakai dan satu buah pirex kaca.

Kemudian, Tim Kalong melakukan penggeledahan kembali di kediaman DG dan ditemukan ganja yang dibungkus 11 lembar kertas. Ganja disimpan dalam kotak jam tangan Alexandre Christie merah maroon. Lantas, ganja lainnya yang dibungkus satu plastik ukuran besar ditemukan dalam kotak kamera merk Fuji Film warna putih.

“Meski sudah ditemukan barang bukti, tersangka VI tetap tidak mengaku bahwa dia adalah bandar ganja. Tapi dua minggu yang lalu, VI ini mengaku baru pulang dari Aceh dan sebelumnya memang sudah kita TO (target operasi-red). Dia ke Aceh bersama DG dan mengaku hanya jalan-jalan ke rumah teman kenalan dari facebook,” jelasnya.

Namun demikian, ditegaskan Tomi, Tim Kalong tidak percaya begitu saja dengan pernyataan VI. Kemudian, pihaknya kembali melakukan pengembangan dan menangkap tersangka RP alias Acai di kediamannya.

Komentar