oleh

ASN Muba Kena OTT Tiba di Jakarta, Diperiksa di Gedung KPK

Silampari Online 

JAKARTA- Sejumlah pejabat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang terjerat dalam operasi tangkap tangan (OTT)  KPK tiba di gedung Merah Putih KPK tepat Pukul 10.10 Wib.

Dua orang ASN yang tiba baru saja mendarat di Jakarta setelah ditangkap di Muba, Sumsel atas dugaan korupsi infrastruktur. Salah satu pejabat datang sambil membawa tas jinjing.

Sementara ASN lainnya membawa tas gendong yang disampirkan di bahunya. Keduanya langsung memasuki gedung dengan didampingi petugas dan menolak memberi komentar apapun.

Diketahui, KPK memastikan Bupati Kabupaten Muba, Dodi Reza Alex Noerdin ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan kegiatan tangkap tangan itu berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa infrastruktur di Kabupaten Muba.

“Dalam kegiatan tersebut,Tim KPK mengamankan beberapa pihak pejabat di lingkungan Pemkab Muba. Sejauh ini ada sekitar 6 orang di antaranya Bupati Muba dan beberapa ASN di lingkungan Pemkab Muba,”kata Ali dalam keterangannya, Sabtu (16/10/2021).

Diketahui, Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah pihak dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Selatan pada Jumat (15/10/2021) malam. Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin diduga turut diamankan dalam operasi senyap tersebut.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyampaikan, pihaknya juga turut mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam operasi tangkap tangan ini. Tetapi, Ghufron tidak merinci berapa jumlah yang diamankan dalam giat tangkap tangan tersebut.

“Kami mengamankan beberapa orang, dan barang bukti di antaranya sejumlah uang,” kata Ghufron dikonfirmasi, Sabtu (16/10/2021).

Pimpinan KPK berlatar belakang akademisi ini menyebut, operasi senyap yang dilakukan KPK dengan mengamankan sejumlah pihak di Kabupaten Musi Banyuasin, diduga terkait dugaan korupsi pengadaan proyek infrastruktur.

“Kami mengamankan beberapa orang terkait pengadaan proyek infrastruktur, semua masih akan didalami keterlibatannya,” ucap Ghufron.

Meski demikian, Ghufron belum bisa menjelaskan rinci terkait operasi kedap KPK tersebut. Sebab hingga kini, Tim Satgas sedang melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan.

segera akan kami jelaskan lebih detail setelah penyelidikan,” tegas Ghufron.

Senada juga disampaikan oleh pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri. Dia menuturkan, pihak-pihak yang diamankan masih dalam pemeriksaan tim penindakan KPK. Ali belum bisa menjelaskan secara rinci, terkait perkara dalam operasi senyap ini.

“Saat ini, para pihak yang ditangkap dan diamankan tersebut, masih dalam proses permintaan keterangan oleh tim KPK,” ucap Ali.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang saat ini masih berlangsung. (asa/cnn/jawapos/Sumeks.co)

Komentar