oleh

100 Ribu Warga Lubuklinggau Belum Divaksin, Kok Bisa? Ini Penyebabnya

Silampari Online 

LUBUKLINGGAU-  Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono SH SIK MM menyebutkan di Provinsi Sumsel berada diposisi 23 capaian vaksinasi dari 34 provinsi di Indonesia.

“Saat ini masyarakat tidak lagi berbondong-bondong ingin divaksin. Di Lubuklinggau masih sekitar 100.000 orang belum divaksin,”kata Nuryono pada rapat koordinasi dalam rangka percepatan pelaksanaan vaksinasi di Kota Lubuklinggau, di Aula Bag Ops Polres Lubuklinggau, Senin (18/10/2021).

Dia mengatakan, sekarang ini bagaimana strategi untuk memberikan vaksin kepada masyarakat yang masih tersisa sebanyak 100 ribu itu.

“Kita harus jemput bola, kalau kita diam saja menunggu sampai kapan tidak akan selesai,” ujarnya.

Pihaknya, kata Nuryono sudah mencoba membuka gerai vaksin di mall, dengan harapan yang takut masuk mall belum divaksin, akan mau.

“Di mall, target 100 orang, namun jarang memenuhi target. Evaluasi kami, ini msih sangat kurang untuk bisa menghabiskan vaksin yang ada,”papar Nuryono

Sementara itu, Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar mengatakan harus pro aktif untuk turun langsung ke masyarakat dalam memberikan vaksin. Seperti beberapa program bersama Polres dalam melaksanakan vaksin.

“Artinya kita yang harus aktif, bagaimana sistemnya tadi dirumuskan, silahkan. Saran saya, kita harus pro aktif ke masyarakat. Kami dari Pemkot Lubuklinggau mengucapkan terima kasih kepada Polres dalam program vaksinasi. Kalau bisa, pelaksanaannya nanti harus ada target per hari maupun per minggu,” bebernya.

Sedangkan, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, Darlela, mengatakan untuk sekolah saat ini belum mencapai 50 persen, kendala di lapangan waktu itu masih sekolah daring 50 persen siswa.

“Banyak alasan diantaranya, orang tua tidak menyuruh anaknya untuk di vaksin. Mungkin, kalau Polres yang turun kami yakin cepat mencapai target. Kemudian di seluruh Kecamatan juga masih banyak yang belum vaksin,”ungkapnya. (Sumeks.co)

Komentar